• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 5 Desember 2025
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Ekonomi

Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

  • Jumat, 21 November 2025 12:18
FacebookTwitterWhatsApp



Bangkalan – Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) memberdayakan warga Desa Tlangoh, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, untuk melestarikan lingkungan pesisir sekaligus mendongkrak sektor pariwisata di Pantai Pasir Putih Tlangoh.

Baca Juga:

UTM dan Kemenaker Teken MoU, Cetak Mahasiswa Siap Kerja Lewat Program Unggulan

Nelayan Bangkalan Protes Maraknya Penggunaan Jaring Trawl oleh Nelayan Luar



PHE WMO memprakarsai penanaman Hexa Reef yang merupakan buah dari studi yang dilakukan PHE WMO bersama Teknik Kelautan ITS Surabaya, yaitu inovasi struktur buatan berbentuk heksagonal yang berguna untuk menahan laju abrasi.

Inovasi ini juga berperan dalam meningkatkan ekosistem laut, menyediakan habitat baru bagi biota pesisir, serta membuka peluang ekowisata bahari berbasis konservasi di kawasan Pantai Pasir Putih Tlangoh.



Tahun ini Kembali dilakukan penanaman sebanyak 120 ton Hexa Reef, setelah sebelumnya telah dipasang sebanyak 390 ton Hexa Reef di titik-titik strategis Pantai Pasir Putih Tlangoh. Targetnya ke depan, hexa reef yang ditanam sepanjang empat kilometer akan menahan abrasi pantai yang saat ini rata – rata tujuh meter per tahun.



Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). “Penanaman hexa reef ini bukan hanya melindungi pantai dari abrasi, tetapi juga membangun ekosistem laut yang lebih sehat dan produktif,” ujar Manager WMO Field, Nofrie Nianta Charitapermana, dalam keterangan pers, Jumat (21/11).

Nofrie menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat pesisir di wilayah operasi. “Kami berkomitmen untuk berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan,” katanya.

Selain oleh Nofrie, kegiatan penanaman hexa reef ini dihadiri perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangkalan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan, Pemerintah Desa Tlangoh, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tlangoh selaku mitra binaan PHE WMO.



Lailatun N, Kepala Bagian Dinas di Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangkalan, sangat mengapresiasi komitmen dan kontirbusi PHE WMO di Pantai Pasir Putih, sehingga menjadi model pengembangan wisata berkelanjutan.



“Pantai Pasir Putih Tlangoh adalah salah satu destinasi unggulan di Bangkalan. Dukungan dari PHE WMO melalui program CSR-nya membuka peluang ekonomi baru bagi warga lokal sekaligus menjaga kelestarian alam pesisir,” tutur Laila.



Sememtara itu, Kudrotul Hidayat, Kepala Desa Tlangoh, berharap kegiatan PHE WMO bisa meningkatkan kapasitas dan ekonomi warga.
“Selain pantai terlindungi dari abrasi, masyarakat juga mendapatkan lapangan kerja baru melalui kegiatan pengembangan wisata,” katanya.

Harapan yang tak bertepuk sebelah tangan. Kawasan Pantai Pasir Putih Tlangoh kini memang tengah dikembangkan sebagai lokasi wisata unggulan di pesisir utara Bangkalan.

PHE WMO turut berkontribusi melalui penyediaan sarana dan prasarana penunjang wisata untuk memperkuat potensi ekonomi masyarakat setempat melalui sektor pariwisata berbasis lingkungan.



Nofrie mengatakan, pengembangan Pantai Pasir Putih Tlangoh merupakan bagian dari komitmen PHE WMO dalam pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.



“Khususnya dalam mendukung penanganan perubahan iklim), ekosistem lautan), dan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi) sebagai bagian dari Sustainable Development Goals,” pungkasnya.

IMAM

14
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

4 bulan yang lalu
124
Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

5 bulan yang lalu
101
Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

6 bulan yang lalu
52
Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

6 bulan yang lalu
37
50 Desa di Bangkalan Belum Bentuk Koperasi Desa Merah Putih, Pemkab Kebut Proses Legalisasi

50 Desa di Bangkalan Belum Bentuk Koperasi Desa Merah Putih, Pemkab Kebut Proses Legalisasi

6 bulan yang lalu
34
Dikungjungi Menteri Ekraf, SBY Umumkan Akan Gelar Pameran Tunggal dan Luncurkan Karya Seni Terbaru Akhir Tahun ini

Didukung Menteri Ekraf, SBY Akan Hadirkan Pameran dan Luncurkan Karya Seni Terbaru di Akhir Tahun

7 bulan yang lalu
42
Berikutnya
Truk Bermuatan Kayu Palet Terguling di Bangkalan

Truk Bermuatan Kayu Palet Terguling di Bangkalan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.