
penanews.id, SAMPANG – Pemerintah Kabupaten Sampang terus menggalakkan vaksinasi bagi semua lapisan masyarakat, baik yang ada di kota maupun pelosok desa.
Berbagai cara dilakukan untuk memaksimalkan capaian vaksinasi ini. Salah satunya menjadikan vaksin sebagai syarat mendapatkan bantuan BLT Dana Desa. Seperti dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang.
Pada Sabtu, 14 Agustus 2021, Saat memantau pelaksaan pencairan BLT DD di Kecamatan Sreseh dan Torjun, DPMD membawa serta tim tenaga kesehatan (nakes) dan juga vaksinator.
“Hari ini, kecamatan Sreseh 2 Desa dan kecamatan Torjun 3 Desa. Alhamdulillah lancar,” kata Irham Nurdayanto, Kabid Bina Pemdes DPMD Kabupaten Sampang.
Menurut Irham, Pelibatan Nakes dan vaksinator itu untuk memastikan bahwa hanya KPM yang sudah divaksin yang dapat mencairkan uangnya.
“Iya benar, hari ini jadwalnya penyaluran BLT di beberapa desa. Dan kita berkoordinasi dengan tim nakes kabupaten juga kecamatan untuk melakukan vaksinasi bagi KPM yang masih belum melakukan vaksin” Katanya.
Irham menyampaikan bahwa upaya itu cukup efektif. Terbukti saat penyaluran banyak KPM yang antusias untuk divaksin dan capaiannya hampir seratus persen.
“Alhamdulillah, banyak warga yang antusias. Hampir 100% tersalur. Artinya yang melakukan vaksinasi cukup banyak” ungkapnya.
Lebih lanjut Irham menjelaskan, bahwa pihaknya baru berkoordinasi dengan Jajaran forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) dan kepala Puskesmas di empat wilayah kecamatan yaitu kecamatan Sreseh, Torjun, Sampang dan Omben. Dan setelah itu, baru dibuatlah jadwal penyaluran BLT DD ini.
“Sebelumnya kami berkoordinasi dengan jajaran forkopimcam dan ka puskesmas di 4 kecamatan, tentunya 4 kecamatan ini sudah terjadwal,” tutur Irham.
YON







