
Penanews.id, JAKARTA- Setelah BEM UI mengeritik Presiden Joko Widodo dengan memberi gelar ‘king of lip service’. Kini giliran BEM Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengeritik Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dengan menggelarinya ‘king of silent’.
Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi mengatakan Ma’ruf Amin tak ambil pusing atas gelar itu.
Dia memastikan wapres tetap bekerja sesuai tupoksinya walau selama ini kerja-kerja wapres tersebut memang jarang dipublikasikan.
Dikutip dari tempo.co, Masduki mengatakan Ma’ruf lebih cenderung memilih tak berbicara jika memang Presiden Joko Widodo atau jajaran kabinetnya sudah bicara lebih dulu.
Ia merasa tak perlu memberikan penjelasan lebih jauh.
Soal kritik BEM Unnes itu, Masduki menegaskan bahwa kritik adalah hal yang biasa di negara demokrasi. Apalagi datangnya dari mahasiswa.
“Saya kira bagus. Kritik kepada keadaan itu harus muncul dari mahasiswa. Karena itu salah satu syarat mahasiswa yang baik ya seperti itu. Dengan independensi dia mengkritik masalah-masalah sosial, jalannya kekuasaan, saya kira itu baik-baik saja,” kata Masduki.
EMBE







