
Penanews.id, PAMEKASAN – Sejumlah Proyek infrastruktur besar di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur hingga kini belum terealisasi.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pamekasan, Ismail mengeritik lambannya realisasi proyek itu karena saat ini telah memasuki triwulan ke III tahun 2021.
“Kemarin kami cek Unit Layanan Pengadaan (ULP) atau Panitia/Pokja ULP, belum ada program besar yang dilaksanakan,” kata dia.
Politikus Demokrat ini menyatakan bahwa proyek yang digelar ini persoalan waktu dan tidak inginkan kemudian pekerjaan itu dilakukan di akhir tahun.
“Ini lelet namanya. Padahal kita di awal 2021 dan di akhir 2020 sudah rapat koordinasi semuanya Bappeda,PU Cipta Karya, PU PR dan kuangan dan termasuk dengan Sekda Kabupaten Pamekasan,”imbuhnya.
Ismail menambahkan, menambahkan alasan kemaren Recopusing anggaran, tapi di Kabupaten lain bulan dua dan tiga sudah pada jalan semua. Hanya Kabupaten Pamekasan bulum banyak yang dikerjakan. Masih belanja kecil.
“Paket besar belum digelar. Kita sudah mewanti-wanti untuk cepat digelar. Kita sudah tiga kali rapat,”tegasnya.
Politikus dari dapil I tersebut juga mengatakan bahwa proyek di daerah Pengantenan dan Batumarmar gagal digelar karena ini persoalan waktu dan itu dilaksanakan diakhir tahun.
“Kita tidak ingin seperti itu lagi. Alasan recopusing dan masih menunggu perbup. Kalau gagal lelang pertama kedua tidak mungkin karena jangka waktunya hanya tiga bulan. Siapa yang mau ngambil resiko ketika pekerjaan diakhir tahun. Sudah mewanti-wanti kepada teman OPD agar segera digelar,”bebernya.
ZUL







