• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 10 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Pamekasan

Pesta Narkoba Pakai Uang Peluh Kuning

  • Sabtu, 27 Mei 2023 15:38
FacebookTwitterWhatsApp
saat para sopir tiba di Mapolsek Galis (tangkapan layar)




Penanews.id, BANGKALAN – Lazimnya, uang hasil peluh kuning diberikan ke istri untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan keperluan keluarga. Tapi ini tak berlaku bagi empat orang sopir truk pasir asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.



Alih-alih menyisihkan uang untuk keluarga, mereka justru urunan beli sabu-sabu. Aktivitas ini dilakukan tiap kali selesai mengirim pasir pesanan ke daerah Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan.

Mereka pun tak kesulitan mendapatkan narkotika golongan 1 itu. Seorang pengedar bernama Rosi selalu memberikan layanan prima. Tak hanya membelikan sabu, Rosi juga menyediakan sebuah kamar di rumahnya sebagai tempat nyabu para sopir.


Aktivitas tak biasa ini akhirnya sampai juga ke telinga polisi. Informasi itu lalu direspon dengan menggrebeg rumah Rosi di Desa Pakaan Dejeh.

“Mereka urunan seratus ribu perorang, hasilnya kemudian diserahkan ke R untuk dibelikan narkoba,” Kata Kapolsek Galis, Inspektur Satu Achmad Afandi.

Lulusan SD

Penggerebegan ini sempat dihalang-halangi keluarga. Mereka menangis dan menjerit-jerit untuk menarik perhatian sekitar.

Tapi polisi tetap membawa kelimanya ke Mapolsek Galis dengan barang bukti bubuk sabu dalam alat hisap yang tak sempat digunakan karena polisi keburu datang.

“Setelah lelah bekerja, para sopir ini rehat di rumah tersangka R, sambil mengonsumsi sabu,” tutur Achmad Afandi.

Selain Rosi, empat tersangka lainnya adalah Roni, 19 tahun. Wahyu Joni, 25 tahun. Zulfahmi, 23 tahun dan Rudi Setiawan, 28 tahun. Yang menarik, menurut data polisi, para sopir asal Lumajang ini semuanya lulusan sekolah dasar.

EMbe

Baca Juga:

Ingin Mandiri, Pemuda Bangkalan Tolak Kiriman Orang Tua, Milih Nyuri Motor

Niat Nangkap Pencuri di Langkap, Polisi Malah Dapati Pesta Sabu di Atas Pohon

Tags: Polsek GalisSabu jaringan madurasabu sokobanahSopir pesta narkobaTransaksi sabu bangkalan
124
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

7 bulan yang lalu
24
Dua Motor Raib Saat Shalat Subuh di Kamal, Maling Menyamar Jadi Jamaah

Dua Motor Raib Saat Shalat Subuh di Kamal, Maling Menyamar Jadi Jamaah

7 bulan yang lalu
21
Cemburu Bestie Akrab Dengan Mantan Istri, Pemuda ini Tusuk Teman Sendiri

Cemburu Bestie Akrab Dengan Mantan Istri, Pemuda ini Tusuk Teman Sendiri

2 tahun yang lalu
66
Profil Ustad Wazirul Jihad, Ketua Ikbal Korda Pamekasan yang Baru

Profil Ustad Wazirul Jihad, Ketua Ikbal Korda Pamekasan yang Baru

3 tahun yang lalu
238
Usung Caleg Mahasiswa dan Santri, PSI Optimis Lolos ke DPRD Bangkalan

Usung Caleg Mahasiswa dan Santri, PSI Optimis Lolos ke DPRD Bangkalan

3 tahun yang lalu
159
Korban Polisi ‘Jual Istri’ di Pamekasan Cabut Aduan

Korban Polisi ‘Jual Istri’ di Pamekasan Cabut Aduan

3 tahun yang lalu
93
Berikutnya
Misteri Pembunuhan Perempuan di  Karang Duwek

Misteri Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.