• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 1 Juli 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Ada Sekelompok Pemuda Dilatih Khusus Meneror VVIP

  • Kamis, 17 Desember 2020 13:57
FacebookTwitterWhatsApp

penanews, JAKARTA– Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengingatkan bahwa keutuhan ideologi Indonesia tengah berhadapan dengan radikalisme yang masih tumbuh. Ia mengatakan setidaknya ada tiga tingkatan radikalisme yang terpantau olehnya.

“Satu, bentuknya intoleran. Dia tidak suka aja gitu kalau orang berbeda. Tidak mau bergabung dengan orang yang berbeda,” kata Mahfud dalam acara Penyerahan Hasil Evaluasi & Rekomendasi Kebijakan Kementerian/Lembaga di Bidang Kesatuan Bangsa, Rabu malam, 16 Desember 2020.

Baca Juga:

Mahfud MD: Al Zaytun Adalah Bekas Wilayah NII Komandemen 9

Andai Tak Jadi Menteri, Mahfud MD Juga Akan Kritik RUU Cipta Kerja

Mahfud mengatakan tingkatan kedua adalah melakukan aksi teror. Aksi dilakukan dengan cara mengebom, hingga membuat kerusuhan di berbagai tempat. Ia mengatakan radikalisme macam ini sudah terpapar paham jihadis yang salah.

“Bahkan saya dapat info ada sekelompok anak-anak muda yang dilatih di suatu tempat khusus untuk meneror VVIP. Saya dapat foto latihannya juga,” kata Mahfud.

Tingkatan ketiga, adalah dengan masuk ke lembaga-lembaga di Indonesia. Mulai dari lembaga pendidikan hingga perusahaan Badan Usaha Milik Negara. Mahfud mengatakan tren ini sudah terlihat dan sudah diantisipasi oleh pemerintah.

Ia mengatakan radikalisme ini adalah salah satu ancaman dari menjaga keutuhan ideologi negara. Padahal, ia mengatakan Indonesia sudah punya Pancasila.

“Tanpa kebersatuan, kita akan tercabik-cabik. Dan jika kita tercabik maka tujuan yang kita inginkan bersama sebagai sebuah bangsa tidak akan pernah tercapai, bahkan mungkin saja negara bisa bubar kalau kita tidak bersatu,” kata Mahfud.

sumber: tempo.co

Tags: kelompok intoleranMahfud MDpelatihan teror
51
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

7 bulan yang lalu
22
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

7 bulan yang lalu
37
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

8 bulan yang lalu
39
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

8 bulan yang lalu
26
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

1 tahun yang lalu
64
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

1 tahun yang lalu
48
Berikutnya
Ridwal Kamil Minta Mahfud MD Diperiksa Terkait Kerumunan Penjemputan HRS

Ridwal Kamil Minta Mahfud MD Diperiksa Terkait Kerumunan Penjemputan HRS

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.