• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 3 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Cerita Rasisme dari Polsek Palmerah

  • Jumat, 25 November 2022 13:02
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Korban Polisi ‘Jual Istri’ di Pamekasan Cabut Aduan

Kasus Polisi Pamekasan Diduga Jual Istri Telah Ditangani Polda Jatim

Rezky Achyana (tengah)





Penanews.id, JAKARTA – Seorang warga bernama Rezki Achyana mendapat perlakuan tak menyenangkan saat membuat laporan kehilangan di Polsek Palmerah. Rezki diteriaki kata-kata berbau rasis hingga ditertawakan saat melapor polisi.


Rezki menjelaskan awalnya dia datang ke Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (24/11/2022) sore, untuk membuat laporan kehilangan buku tabungan.


“Kronologinya tadi jam setengah 3 sore saya datang ke sini untuk membuat laporan kehilangan buku tabungan dan kemudian ketika sudah di sini diminta fotokopi KTP dan buku tabungannya,” kata Rezki kepada wartawan di Polsek Palmerah, Kamis (24/11/2022).

Saat menyerahkan fotokopi KTP, Rizki mengaku ditertawakan oleh 2 polisi yang mengurus laporannya itu. Ia dianggap tak bisa membedakan mobile banking dan aplikasi.

“Ketika sudah diberikan fotokopi KTP-nya, saya tidak punya fotokopi buku tabungan. Saya ditertawakan di kantor karena dibilang itu mobile banking bukan aplikasi dan cukup lama ditertawakan,” ungkapnya.


Setelah ditertawakan, Rezki juga mengaku mendapat perlakuan tak menyenangkan lainnya. Ia mengaku diteriaki kata-kata bernada rasis karena ‘hanya’ berterima kasih setelah bikin laporan.

“Ketika selesai laporannya setelah tanda tangan dan stempel dari pihak si bapaknya bilang ‘cuman terima kasih doang?’,” akunya.

“Terus saya bilang ‘iya karena saya tahu aturannya di kepolisian tidak boleh ada pungli’. Nah ketika saya masukkan kertas laporannya dan kemudian pulang dan pas buka pintu langsung diteriakin ‘Padang, Padang pelit dasar Padang’ gitu,” jelasnya.

Rezki merasa tersinggung oleh perlakuan kedua polisi tersebut. Ia kemudian mencurahkan kekesalannya di akun Twitternya.

“Dan itu bentuk yang cukup menyinggung. Dan itu alasan kenapa saya bikin tweet base on real situation,” tuturnya.

Malam ini, Rezki kembali datang ke Polsek Palmerah untuk memberikan klarifikasi. Pihak kepolisian juga meminta maaf atas kejadian tersebut.


Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdul Rohim menyampaikan permintaan maaf kepada Rezki. Dodi mengatakan kejadian ini menjadi momentum untuk melakukan perbaikan dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Kami sudah meminta maaf dengan sangat kepada Mas Rezki. Artinya ini juga momen kami untuk memperbaiki diri lagi pengawasan ke anggota dan lebih memaksimalkan lagi pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Dodi.

EMbe/ detik.com


Tags: polisi mabukPolisi minta upahpolisi nyabuPolisi rasisPolsek palmerah
85
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

6 bulan yang lalu
21
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

6 bulan yang lalu
34
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

7 bulan yang lalu
37
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

7 bulan yang lalu
24
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

1 tahun yang lalu
59
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

1 tahun yang lalu
45
Berikutnya
Bukan Soeharto, Ini Presiden Terlama Menjabat di Dunia

Bukan Soeharto, Ini Presiden Terlama Menjabat di Dunia

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.