
Penanews.id, BANGKALAN – Menurut data Badan Pusat Statistik atau BPS, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bangkalan berada di peringkat kedua terbawah dari 38 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur.
Skoring IPM ini dilihat dari berbagai sektor. Mulai dari sektor Pembangunan, Pendidikan dan Kesehatan di tiap kabupaten.
Ketika diberitahu tentang data IPM ini, Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan, Bambang Budi Mustika mengaku tidak begitu paham bagaimana tolak ukur yang dipakai IPM khususnya dalam sektor pendidikan.
Sebab, menurut Bambang, sektor pendidikan di Bangkalan terus meningkat. Mulai dari pendidikan karakter hingga mutu pendidikan.
“Di Jawa Timur, sekolah dengan status sekolah penggerak terbanyak itu di Bangkalan. tapi kenapa IPM kita terendah, ini membuat saya bingung,” Kata dia.
Dia mengaku sejauh ini Disdik Bangkalan sudah berupaya untuk mendukung peningkatan IPM, dengan cara meningkatkan sekolah penggerak.
Kata dia, untuk lulus sekolah penggerak sangat sulit, di bangkalan ada 79 sekolah.
Bambang mengaku, jika dilihat dari Sarpas sekolah yang ada di Bangkalan, dia mengaku memang banyak kerusakan, karena sarpas berhubungan dengan anggaran.
“Kalau dilihat dari sarpas kita pelan-pelan, namun jika tolak ukur dari mutu kualitas SDM kita diatas tidak di bawah,” pungkas dia.
SAE







