
Penanews.id, BANGKALAN – Sejumlah pemuda dari Persatuan Masyarakat Peduli Demokrasi (PMPD) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Rabu 19 Januari 2022.
Mereka mendesak agar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahap 2 tidak ditunda.
Koordinator PMPD Imam Pantor mengatakan secara aturan masa jabatan sejumlah Kepala Desa (Kades) telah berakhir sejak Desember 2021 lalu.
Agar situasi itu tidak berdampak terhadap jalannya pemerintahan desa, Imam mendesak agar Pilkades tahap 2 dilaksanakan tahun ini juga.
“Kami meminta kepada DPRD, serta Bupati Bangkalan supaya tidak menzdolimi masyarakat,” papar dia.
Menanggapi hal itu Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Khotib Marzuki memastika tidak ada penundaan Pilkades. Dia bahkan menyebut anggaran Pilkades telah terakomodur dalam APBD tahun 2022 ini.
“Kita tidak pernah punya pikiran bahwa pilkades itu akan ditunda,” jelas Khotib.
Lebih lanjut Politikus PKB ini menyampaikan kalau teman PMPD berangkat dari rumor kalau Pesta Demokrasi itu ditunda sampai tahun 2023 atau 2025.
“Itu sumbernya dari mana,” ujar Khotib.
Khotib meyakinkan kalau Pilkades gelombang ke 2 tidak akan ditunda. Dana kurang lebih Rp 14 miliar telah disiapkan untuk Pilkades di 140 desa yang habis masa jabatan dan 9 desa gagal Pilkades tahun lalu.
“Nanti kita sampaikan kepada Bupati Bangkalan untuk menetapkan tanggal dan persiapan pilkades,” Pungkas dia.
SAE







