
Penanews.id, BANGKALAN- Target Pendadapatan Asli Daerah (PAD) 2021, di Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur, secara global mencapai 122 persen. Namun Ada dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak mencapai target.
“Yang tidak mencapai target Dispora dan Disbutpar,” Jelas Kepala Dinas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ismet Efendi, Senin 3 Januari 2022.
Ismet menyampaikan target PAD di dia dinas itu tak tercapai karena adanya pandemi Covid-19. Corona telah membuat obyek untuk dua OPD tidak menghasilkan retribusi karena harus ditutup untuk mencegah agar sebaran corona tak meluas.
“Kegiatan dari 2 OPD itu ditutup,” terang dia.
Kabar baiknya, kata Ismet, retribusi yang boncos itu bisa ditutupi oleh PAD dari instansi lain yang surplus. sehingga target keseluruhan target PAD di Bangkalan tetap tercapai bahkan lebih.
“dari target Rp 202 miliar, tercapai 248 Miliar, sehingga kekurangan target dari 2 OPD itu tertutup dari OPD yang lain, ” Imbuh dia.
Sementara itu Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Moh Hasan faisol membenarkan terkait tak tercapainya target PAD di Disbudpar.
“Iya benar karena terkendala pandemi covid 19, sehingga sumber kita dari gedung merdeka, dan selama covid juga ditutup, baru dibuka 3 bulan lalu sehingga tidak memungkinkan menutup kekurangan,” jelas dia.
Ditanya soal pasar rakyat yang berada di Taman Rekreasi Kota (TRK) Faisol mengaku, kegiatan itu hanya berlangsung kurang lebih 1 bulan dan retri busi hanya 3 ribu rupaih per orang.
“Itu tidak mencukupi untuk target PAD kita ,” pungkas dia.
SAE







