
Penanews.id, SAMPANG – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sampang sedang menggenjot programnya disegala sektor, termasuk pembangunan infrastruktur.
Namun, pandemi covid-19 agaknya harus menjadi salah satu alasan tersedatnya program-program yang telah dicanangkan.
Sebab, pada tahun ini Pemkab Sampang sudah melakukan refocussing Anggaran yang ketiga kalinya. Hal itu dilakukan agar penanganan covid-19 bisa terpenuhi.
Walaupun demikian, pemerintah kabupaten Sampang tidak berdiam diri dengan anggaran yang terbatas. Pihaknya memaksimalkan peluang yang ada. Seperti menggandeng perusahaan-perusahaan yang ada di kabupaten Sampang.
Para pimpinan perusahaan diajaknya berdialog untuk menyamakan persepsi terkait pembangunan di Sampang kedepan.
Hari ini, Selasa 17 Agustus 2021, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sampang telah merealisasikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pembangunan infrastruktur.
Pada kali ini, program tersebut menyasar beberapa desa di kabupaten Sampang.
CSR ini direalisasikan dalam bentuk kegiatan Tebing penahan jalan di desa Sokobanah Tengah kecamatan Sokobanah, pembangunan jalan rabat beton di desa Sokobanah Laok kecamatan Sokobanah serta pengaspalan jalan di desa Karang Anyar kecamatan Ketapang, dan masing-masing kegiatan dialokasikan lima puluh juta.
Selain itu, BRI Cabang Sampang juga memberikan bantuan berupa 120 paket sembako kepada anak yatim.
Prosesi penyerahan bantuan ini di lakukan oleh pimpinan BRI cabang Sampang Iwan Dwi Cahyono kepada bupati Sampang H. Slamet Junaidi dengan didampingi wakil bupati H. Abdullah Hidayat.
Dwi menjelaskan alasannya merealisasikan CSR ke sektor fisik pembangunan, yaitu karena terbatasnya APBD Sampang pasca refocussing.
“Bantuan ini telah kami serahkan kepada penerima, yang melatarbelakangi bantuan CSR ke sektor fisik pembangunan karena APBD Sampang telah direfocusing ke penanganan Covid-19 sehingga kami ikut andil bergerak untuk mensukseskan visi misi pembangunan Bapak Bupati,” Ungkap Dwi.
Dijelaskan mengenai lokasi penerima, pihaknya mengaku hal tersebut merupakan usulan pemkab Sampang berdasar kepada skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.
Dwi juga menuturkan, bahwa kedepan pihaknya akan terus menjalin komunikasi yang baik dan siap membantu mewujudkan visi-misi bupati dan wakil bupati.
“Komunikasi yang baik dengan Pemerintah Daerah, alhamdulilah Bapak Bupati selalu mengimbau agar CSR yang kita salurkan agar betul-betul bermanfaat bagi masyarakat banyak,” tuturnya.
Sementara itu, bupati Sampang H. Slamet Junaidi menjelaskan. Dimasa pandemi seperti sekarang ini, pihaknya tidak bisa selalu bergantung kepada APBD untuk merealisasikan semua perencanaan yang telah dicanangkan.
Sebab, kondisinya yang sudah sangat ramping akibat refocussing.
“Sampang ini sangat luas, untuk membangun keseluruhan wilayah membutuhkan anggaran yang besar sedangkan APBD kita sangat ramping, oleh sebab itu kami selalu berusaha untuk mencari anggaran diluar APBD seperti CSR perusahaan,” Jelasnya Ba Idi sapaan akrabnya.
Pihaknya juga menaruh harap, bahwa program CSR Pembangunan yang telah disalurkan dapat dikelola dengan baik. Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. (Yon)







