
Penanews.id, JOMBANG – Salah satu Desa yang dapat mewujudkan potensi wirausahanya adalah Desa Tondowulan Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Sebagian besar masyarakat di desa ini adalah pengrajin gerabah, dan produk yang mereka buat masih sebatas lesung dan alu.
Pemasaran produk yang digunakan juga terbatas dari mulut ke mulut (mouth-to-mouth), sehingga usaha yang dijalankan masyarakat seringkali tidak begitu berkembang. Melihat keadaan tersebut Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bergabung dalam pengabdian kepada masyarakat tahun 2021 mengajak masyarakat untuk bangkit di masa pandemi dengan cara melakukan pemasaran online produk kerajinan gerabah yang dimiliki warga Desa Tondowulan khususnya Dsn Mambang.
Hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan layanan ini dinilai akan membawa manfaat bagi masyrakat Tondowulan, yaitu:
1. Para Pengrajin kerajinan tangan gerabah di Desa Tondowulan memiliki keahlian dalam pembuatan gerabah souvenir dan pengemasan yang menarik.
2. Masyarakat Desa Tondowulan memiliki pengetahuan dan keahlian tentang penjualan online agar dapat memasarkan produk gerabahnya secara lebih luas.
Semua program kegiatan yang dilakukan tersebut dibimbing oleh Ibu Afiyah Nur Kayati, selaku dosen pembimbing lapangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung di Desa Tondowulan Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut dimulai sejak 21 Mei 2021 sampai 17 Juli 2021.
Ais DN







