• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 30 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nusantara

Pengakuan Ketua Aliran Sesat Hakekok: Kepincut Kekayaan dari Imam Mahdi

  • Minggu, 14 Maret 2021 13:17
FacebookTwitterWhatsApp
  • penganut aliran Hakekok mandi bersama tanpa busana di sebuah rawa

penanews.id, BANGKALAN – Ada motif ekonomi dibalik kemunculan aliran sesat Hakekok di Pandeglang, Banten.

Arya, 52 tahun, ketua aliran Hakekok, mengaku mengikuti aliran itu karena tergiur bisa kaya mendadak.

Baca Juga:

Terungkap: Belasan Pria dan Wanita Mandi Bersama Tanpa Busana, Penganut Aliran Hakekok

Muncul Aliran Sesat di Sulawesi: Bayar 700 ribu Bisa Bertemu Tuhan

Arya yang sudah lama hidup kekurangan, tak berfikir panjang mengiyakan ajakan bergabung ke aliran yang ternyata menyimpang dari ajaran Islam itu.

“Saya mengaku salah dan minta maaf, bantu saya menunjukkan jalan bertobat,” kata Arya seperti ditirukan Ketua MUI Kabupaten Pandeglang Tubagus Hamdi Ma’ani kepada Tempo.co, Sabtu 13 Maret 2021.

Arya belajar aliran ini dari seorang yang dianggapnya guru di Bogor, Jawa Barat. Orang itu mengaku suruhan Imam Mahdi yang nanti akan memberi kekayaan.

Namun setelah bertahun-tahun mengamalkan ajarannya, Arya kesal karena kekayaan yang dijanjikan tak juga menjadi kenyataan.

Dia mengungkapkan rasa kesalnya itu ke belasan pengikutnya yang tak lain masih kerabatnya sendiri.

“Karena sudah menunggu lama tidak kaya kaya, kita banyak dosa, tidak ada yang bisa membersihkan. Saya juga tidak bisa. Hanya air yang bisa membersihkan. Kita mandi bersama dan setelah mandi pulang ke rumah masing-masing.”

Maka ritual mandi bersama itu pun dilaksanakan sebuah rawa dalam Perkebunan Sawit PT Globalindo Agro Lestari (GAL) di Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.

Seseorang kemudian merekam ritual itu sehingga viral di media sosial. Dan harapan mereka berakhir di Kantor polisi.

Menurut polisi, pembuat ajaran Hakekok bernama Abah Edi (almarhum). Kemudian diteruskan oleh Arya dengan ajaran Balaka Suta Pimpinan Abah Surya.

EMBE

Tags: Aliran sesataliran sesat hakekokAliran sesat mamujualiran sesat pandeglangkaya mendadak tanpa usahariwayat aliran sesat Hakekok
177
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

6 bulan yang lalu
65
Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

7 bulan yang lalu
24
Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

7 bulan yang lalu
55
Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

7 bulan yang lalu
222
IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

7 bulan yang lalu
128
Temui Pendemo Soal Pilkades, Wabup Sampang: Banyak Berdoa Saja Kepada Allah SWT

Temui Pendemo Soal Pilkades, Wabup Sampang: Banyak Berdoa Saja Kepada Allah SWT

7 bulan yang lalu
121
Berikutnya
Artidjo Alkostar: SEBUAH KITAB KEADILAN

Artidjo Alkostar: SEBUAH KITAB KEADILAN

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.