• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 26 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nusantara

Peracik Bumbu Indomie Goreng Meninggal Lur, Bu Nur, Begitu Besar Jasamu Pada Anak Kos !

  • Jumat, 29 Januari 2021 16:51
FacebookTwitterWhatsApp

penanews.id, JAKARTA -Kalau alien beneran datang ke Bumi dan mengadakan pertukaran budaya buat lebih mengerti kehidupan di sini, akan sangat kurang ajar bila umat manusia enggak memasukkan Indomie rasa Mie Goreng (selanjutnya disebut Indomie Goreng) di hampers oleh-oleh. Produk makanan spektakuler ini satu-satunya harapan kita untuk bikin para alien tercengang, bertanya-tanya makanan surgawi macam apa ini.

Baca Juga:

. . .

Mau dimasak sesuai instruksi, digoreng dengan telur sebagai lauk nasi, atau dikreasi cara Padang, Magelangan, sampai Kuningan, niscaya yang terjadi cuma satu: kesombongan atas teknologi tinggi para makhluk asing itu akan terempas, bertekuk lutut di depan rasa sajian instan Rp2000-an buatan perempuan Bandung.

Maka jelas, segala kegiatan ekonomi dunia seharusnya berhenti sejenak saat mendengar kabar Nunuk Nuraini, pencipta bumbu ramen paling enak nomor 10 di dunia ini, meninggal dunia di usia 59 tahun pada Rabu (27/1) pukul 3 dini hari. Ini kehilangan yang begitu besar bukan hanya bagi pelaku industri makanan, tapi juga pelaku industri yang makan, alias semua industri!

Kabar duka dikonfirmasi Kepala Humas PT Indofood Nurulita Novi Arlaida, “Ibu Hj. Nunuk Nuraini wafat hari ini dan pulang dengan tenang ke pangkuan Allah Swt.,” ujar Novi kepada Kompas. Human Resources Divisi Mie Instan PT Indofood Agus Suprapta turut mengonfirmasi kepergian Bu Nunuk. Orang yang berjasa besar meracik rasa enak untuk makanan murah andalan perantau dan anak kos-kosan, telah wafat.

Tak ada legenda kuliner instan yang dipuja sebesar Indomie Goreng. Pencintanya mendunia sekaligus loyal. Mereka terus makan meskipun sudah tahu terlalu banyak konsumsi mi instan tak sehat.

Sepiring Indomie Goreng dengan dua telur dan sepuluh cabai rawit tetap bisa meredakan sebentar patah hati meski meski kajian ekopol aneksasi terigu di Indonesia berserakan.

“Saat akhir bulan di Inggris, Indomie yang dijual di Pecinan adalah kiblatku,” kata Aldo, mahasiswa S-2 yang berkuliah di Manchester, Inggris, saat ditanya VICE bagaimana Indomie Goreng menyelamatkan hidupnya. Produk satu ini emang relatif murah, tapi enggak murahan. Indomie dilaporkan berhasil mengedarkan rasa andalannya di lebih dari 80 negara. PT Indofood bahkan sampai bikin pabrik di Malaysia, Arab Saudi, Nigeria, Suriah, sampai Mesir demi memenuhi permintaan.

“Terlalu panjang [cerita Indomie menyelamatkanku sebagai anak muda]. Mungkin [Indomie] sudah tumbuh menjadi daging, buah pikiran, dan menyatu denganku saat ini,” sebut Rizki, pengusaha muda di Jogja, mengenang masa-masa sulitnya yang dibantu harga murah Indomie.

Bukan cuma buat Rizki, Indomie juga sudah jadi satu dengan Nunuk. Selama 26 tahun kariernya dihabiskan untuk dan hanya untuk Indofood, produsen Indomie. Nunuk Nuraini adalah insinyur lulusan Universitas Padjadjaran jurusan Teknologi Pangan. Lulus sebagai angkatan 1980, ia menemukan tempatnya berinovasi rasa saat ditempatkan sebagai Flavor Development Manager Divisi Mie Instan PT Indofood.

Tugasnya ngeri-ngeri sedap: mengembangkan aneka rasa Indomie. Konon ia sudah meracik rasa 62 rasa Indomie, mulai dari yang lawas seperti Indomie Soto dan Kari Ayam hingga yang baru semacam Indomie Goreng Sambal Matah dan Indomie Real Meat. Nunuk juga merupakan peracik rasa dua saudara Indomie, yakni Sarimi dan Supermie.

Tentu kita sepakat bahwa Nunuk lebih dari sekadar berhasil. Doi bukan cuma sukses mengejar rasa enak, tapi juga menciptakan rasa unik yang begitu ikonik sampai dapat label rasa baru: rasa Indomie. Kita enggak menyebutnya rasa mi instan goreng, bukan pula gurih, pedas, atau pun manis, tapi tegas, “rasa Indomie”.

Sering dong kita dengar saat ada makanan dengan rasa serupa lantas langsung kita kasih label: “Wah, rasanya mirip Indomie.” Setahu saya, selain Indomie Goreng, cuma minuman fermentasi Yakult yang sampai di level tersebut.

Menurut arsip media, Nunuk baru muncul di permukaan pada 2017 ketika ia terlibat konferensi pers Indomie Real Meat. Saat itu ia sempat menceritakan proses timnya meracik bumbu mi instan.

“Bumbunya harus diproses dengan minyaknya. Bawang merah, bawang putih, cabai, dan kadang santan sesuai dengan rasa yang ingin dicapai. Awalnya, membuat skala kecil dulu, baru nanti dibuat skala besar,” Nunuk menjelaskan, dikutip Theasianparent.

Oleh kantornya, ia sampai dibebaskan dari tanggungan memikirkan jenis mi apa yang akan dipakai serta bagaimana cara mengawetkannya. Beban pikiran Nunuk cuma tiga: bumbu, bumbu, dan bumbu. Spesialisasi ini berujung manis, menghasilkan warisan kuliner instan yang sampai jadi identitas negara.

Selamat jalan, Bu Nunuk. Terima kasih atas rasa yang sudah Anda wariskan.

Sumber: vice.com

Tags: bumbu indomiekisah nunuk nurainisejarah indomie goreng
29
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

12 bulan yang lalu
84
Diduga Kelelahan, Warga Surabaya  Hantam Fuso yang Sedang Parkir

Diduga Kelelahan, Warga Surabaya Hantam Fuso yang Sedang Parkir

1 tahun yang lalu
55
Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

1 tahun yang lalu
72
Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

1 tahun yang lalu
53
Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

2 tahun yang lalu
105
Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

2 tahun yang lalu
60
Berikutnya
Oknum Kades di Bangkalan, dilaporkan ke Polres Diduga Melakukan Penganiayaan

Oknum Kades di Bangkalan, dilaporkan ke Polres Diduga Melakukan Penganiayaan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.