• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 5 Maret 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nusantara

Fakta Menarik Dibalik Terbongkarnya Pabrik Sabu di Lombok Timur

  • Senin, 23 November 2020 18:31
FacebookTwitterWhatsApp
pabrik sabu
ilustrasi sabu rumahan

penanews.id, LOMBOK – Polisi berhasil membongkar jaringan narkoba yang diduga dikendalikan oknum napi berinisial N yang masih mendekam di Lapas Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Menurut polisi, Y dikenal dengan ” Jenderal” dan berperan menyuplai bahan baku untuk membuat narkoba jenis sabu.

Baca Juga:

. . .

“Dari hasil pengembangan penangkapan SS, kemudian kami menghubungi pihak lapas, dan dengan mengambil tindakan mengamankan salah satu napi binaan yang namanya ‘Jenderal’ Y,” kata Helmi saat jumpa pers, Minggu (23/11/2020).

Seperti diketahui, aparat kepolisian menggerebek sebuah rumah di Desa Pringgasela Induk, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (21/11/2020).

Rumah tersebut diduga digunakan sebagai tempat produksi narkoba jenis sabu. Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB berhasil menangkap SS, pemilik rumah tersebut.

Selain itu, petugas menyita cairan yang diduga bahan baku pembuatan narkoba. Menurut Helmi, penggerebekan itu berawal dari penangkapan 8 tersangka. 

“Kemudian dari penangkapan tersebut dilaksanakan pengembangan tentang asal dari dari sabu itu dan didapat informasi bahwa sabu ini didapat dari SS alias ustaz,” kata Helmi kepada wartawan saat jumpa pers, Minggu (22/11/2020).

Sementara itu, ” Jenderal Y” diketahui merupakan napi kasus narkoba yang divonis 10 tahun penjara. 

Kepada polisi, Y mengaku mendapat bahan baku dari Malaysia dan Brunei Darusallam.

Dari penyelidikan sementara, polisi juga mendapati fakta bahwa Y pernah menjadi buronan interpol terkait kasus perampokan di Malaysia dan Brunei Darussalam. 

sumber: kompas.com

Tags: berita lombok timurpabrik sabupabrik sabu lombok
138
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

8 bulan yang lalu
69
Diduga Kelelahan, Warga Surabaya  Hantam Fuso yang Sedang Parkir

Diduga Kelelahan, Warga Surabaya Hantam Fuso yang Sedang Parkir

9 bulan yang lalu
51
Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

1 tahun yang lalu
69
Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

1 tahun yang lalu
52
Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

1 tahun yang lalu
102
Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

2 tahun yang lalu
57
Berikutnya

Mensos Bilang Masyarakat yang sudah 10 Tahun Nerima PKH Harus Diganti

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.