• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 17 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nusantara

Terpidana Mati Narkotika Cai Changpai Kabur, Lima Petugas Lapas Dinonaktifkan

  • Sabtu, 3 Oktober 2020 14:35
FacebookTwitterWhatsApp

penanews.id, BANTEN -Kepala Bagian Humas dan Protokol, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti menyatakan ada lima petugas dari Lapas Kelas 1 Kota Tangerang yang dinonaktifkan. Penonaktifan ini merupakan buntut atas kasus kaburnya narapidana Cai Changpan.

“Sementara dinonaktifkan dan ditempatkan di kantor wilayah Kemenkumham, Banten,” ujar Rika saat dikonfirmasi tempo.co, Sabtu, 3 Oktober 2020.

Baca Juga:

Cai Changpan, Buronan Terpidana Mati Narkoba, Tewas Gantung Diri

Petugas yang dinonaktifkan tersebut adalah seorang Kepala Pengamanan Lapas Kelas 1 Tangerang, dua komandan jaga, dan dua petugas jaga. Namun, Rika tak memberikan nama atau keterlibatan para petugas itu.

Cai Changpan kabur dari Lapas Kelas 1 Kota Tangerang pada Senin dini hari, 14 September 2020, pukul 02.30. Terpidana mati kasus narkotika tersebut keluar dari penjara dengan cara menggali lubang sepanjang 30 meter hingga menembus gorong-gorong di luar Lapas.

Dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan alat-alat seperti sekop kecil, besi, obeng, pahat, dan karung yang digunakan Cai untuk menggali. Selain itu, petugas menemukan selang beserta pompa air dari dalam lubang karya warga negara asal Cina tersebut.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus menduga kuat dua orang petugas Lapas Kelas 1 Tangerang yang sama-sama berinisial S terlibat dalam pelarian Cai. Kecurigaan itu setelah polisi mendapat pengakuan dari salah satu petugas tentang pembelian pompa air untuk Cai.

Dengan pompa tersebut, Cai Changpan dapat menyedot air dari lubang galian yang sedang dikerjakannya. “Dia (petugas S) membeli pompa itu dapat imbalan Rp 100 ribu, ya. Dia mengantar pompa (ke sel Cai Changpan) juga ada imbalan Rp 100 ribu,” kata Yusri. EMBE

Tags: cara cai Changpai kaburlapas banten
70
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

9 bulan yang lalu
73
Diduga Kelelahan, Warga Surabaya  Hantam Fuso yang Sedang Parkir

Diduga Kelelahan, Warga Surabaya Hantam Fuso yang Sedang Parkir

11 bulan yang lalu
52
Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

1 tahun yang lalu
70
Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

1 tahun yang lalu
52
Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

2 tahun yang lalu
103
Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

2 tahun yang lalu
58
Berikutnya
Jika Menang Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Janjikan Rp 1 Juta Perkeluarga

Jika Menang Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Janjikan Rp 1 Juta Perkeluarga

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.