
Penanews.id, JAKARTA – DPP Partai Demokrat setuju ambang batas lolos ke Parlemen (parliamentary threshold) dinaikkan. Tapi bukan 7 persen, tetapi cukup 5 persen, alias naik satu digit dari ketentuan sebelumnya yaitu 4 persen.
Kalau sampai 7 persen, Demokrat memprediksi bakal banyak partai tak lolos ke Parlemen, termasuk dua partai berbasis islam yaitu PAN dan PPP. Di angka 4 persen saja, ada tujuh partai tak lolos ke Senayan pada pemilu 2019 lalu
Kepala Badan Peneliti dan Pengembangan DPP Demokrat, Herzaky Mahendra Putera menghitung bila ambang batas naik menjadi 7 persen, ada 29 juta pemilih yang suara tak terwakili di Parlemen jika mengacu pada hasil pemilu 2019.
“Angka ini 21 persen dari total suara sah, sangat besar,” kata dia.
Menurut Herzaky dampak buruk lain bila parliamentary threshold menjadi 7 persen adalah menguatkan pragmatisme dan money politik. Sebab, partai-partai akan menempuh segala cara untuk lolos ke Parlemen.
Isu ambang batas ini kembali hangat diperbincangkan karena saat ini DPR tengah membahas RUU pemilu yang baru.
Ada tiga Fraksi yang mengusulkan kenaikan 5 persen yaitu Demokrat, PKB dan PDIP. Sedangkan NasDem dan Golkar mengusulkan ambang batas naik menjadi 7 persen. (EMBE)







