• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 5 Maret 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Alasan Demokrat Tak Setuju Bila Parliamentary threshold Naik 7 Persen

  • Minggu, 14 Juni 2020 20:58
FacebookTwitterWhatsApp
Demokrat parliamentary threshold
ilustrasi partai Demokrat dari asumsi.co

Penanews.id, JAKARTA – DPP Partai Demokrat setuju ambang batas lolos ke Parlemen (parliamentary threshold) dinaikkan. Tapi bukan 7 persen, tetapi cukup 5 persen, alias naik satu digit dari ketentuan sebelumnya yaitu 4 persen.

Kalau sampai 7 persen, Demokrat memprediksi bakal banyak partai tak lolos ke Parlemen, termasuk dua partai berbasis islam yaitu PAN dan PPP. Di angka 4 persen saja, ada tujuh partai tak lolos ke Senayan pada pemilu 2019 lalu

Baca Juga:

Tiga Alasan Anggota DPR Hasani bin Zuber Dukung Kenaikan PPN 12 Persen

Pilkada Bangkalan 2024: Demokrat Resmi Usung Pasangan Lukman- Fauzan

Kepala Badan Peneliti dan Pengembangan DPP Demokrat, Herzaky Mahendra Putera menghitung bila ambang batas naik menjadi 7 persen, ada 29 juta pemilih yang suara tak terwakili di Parlemen jika mengacu pada hasil pemilu 2019.

“Angka ini 21 persen dari total suara sah, sangat besar,” kata dia.

Menurut Herzaky dampak buruk lain bila parliamentary threshold menjadi 7 persen adalah menguatkan pragmatisme dan money politik. Sebab, partai-partai akan menempuh segala cara untuk lolos ke Parlemen.

Isu ambang batas ini kembali hangat diperbincangkan karena saat ini DPR tengah membahas RUU pemilu yang baru.

Ada tiga Fraksi yang mengusulkan kenaikan 5 persen yaitu Demokrat, PKB dan PDIP. Sedangkan NasDem dan Golkar mengusulkan ambang batas naik menjadi 7 persen. (EMBE)

Tags: DemokratDemokrat oposisiparliamentary threshold 2020
71
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

3 bulan yang lalu
11
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

3 bulan yang lalu
31
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

4 bulan yang lalu
33
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

4 bulan yang lalu
19
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

9 bulan yang lalu
53
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

10 bulan yang lalu
37
Berikutnya
Kader HMI STIUDA Nilai HMI Cabang Bangkalan Cacat Konstitusi

Kader HMI STIUDA Nilai HMI Cabang Bangkalan Cacat Konstitusi

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.