• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 12 Maret 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Virus Corona Azab?, Cucu Nabi Muhammad: Allah SWT Maha Lembut dan Penyayang

  • Jumat, 14 Februari 2020 08:30
FacebookTwitterWhatsApp
Al Habib Ali bin Abdul Rahman Al-Jifri

penanews.id, JAKARTA – Banyak postingan di media sosial yang menyebut virus corona yang mewabah di China muncul sebagai balasan Allah SWT atas perlakuan semena-mena China kepada ummat Muslim Uighur.

Ulama besar dunia Al Habib Ali bin Abdul Rahman Al-Jifri yang merupakan Cucu Nabi Muhammad tak sependapat. Menurut dia pendapat semacam itu hanya untuk mendiskreditkan sebuah bangsa.

Baca Juga:

Virus Corona Belum Usai, Petani Tembakau Was-was

Penyekatan dan Swab di Suramadu Ditiadakan, Ra Latif: Bukan Karena Demo

Menurut Alhabib Ali, virus atau pun penyakit sama sekali tak terkait ajaran agama tertentu. Bagi dia, apapun yang terjadi saat ini di dunia murni karena kehendak dari Allah SWT.

“Ia (Virus Corona-red) adalah balasan dari Allah atas layanan terhadap bangsa Uighur, tidak lain melainkan suatu bentuk wacana yang berbaur diskriminasi serta tiada hubungan dengan ajaran apa jua agama, etika maupun kemanusiaan,” tulis Al Habib Ali di akun media sosialnya seperti dikutip VIVA.co.id, Selasa 11 Februari 2020.

Al Habib Ali pun mengatakan agar jangan sekali-kali mengaitkan apa yang terjadi dengan Virus Corona pembalasan Allah. Sebab Allah maha lembut, pengasih dan penyayang kepada semua manusia.

“Saya bermohon kepada Allah Yang Maha Agung, Allah, Arsy yang agung agar menyembuhkan setiap penyakit Virus Corona di negara China dan di manapun juga, dan menyembuhkan setiap yang ditimpa penyakit. Dialah Yang Maha Lembut terhadap hamba-hambanya,” tulis Al Habib Ali.

Perlu diketahui, Al Habib Ali lahir di Kota Jeddah di Arab Saudi tepat sebelum fajar pada hari Jumat 20 Safar 1391 H (16 April 1971), orang tua beliau merupakan keturunan dari Imam Hussein putra dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib dan Fatimah RA putri Baginda Nabi Muhammad SAW. (EMBE)

Tags: Al Habib Ali bin Abdul Rahman Al-JifriPenyebaran virus coronaVirus coronaVirus corona bukan azab
1.3k
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

3 bulan yang lalu
12
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

4 bulan yang lalu
32
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

4 bulan yang lalu
33
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

4 bulan yang lalu
21
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

10 bulan yang lalu
54
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

10 bulan yang lalu
37
Berikutnya
Taman Kota Menurunkan Tingkat Kejahatan

Taman Kota Menurunkan Tingkat Kejahatan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.