• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 14 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Kosong

Pelatih Madura United jadi Kader Partai, Begini Tanggapan AQ

  • Jumat, 17 Juli 2020 10:29
FacebookTwitterWhatsApp

 

Penanews.id, BANGKALAN – Menjadi kader sebuah partai politik, janganlah dianggap berpolitik. Ini diucapkan Presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi menanggapi keputusan pelatih klub ini, Rahmad Darmawan, menjadi kader Partai Demokrat.

Baca Juga:

Tiga Alasan Anggota DPR Hasani bin Zuber Dukung Kenaikan PPN 12 Persen

Pilkada Bangkalan 2024: Demokrat Resmi Usung Pasangan Lukman- Fauzan

Maka Achsanul memastikan keputusan Coach RD itu sama sekali tak memengaruhi posisinya sebagai pelatih Madura United, setidaknya sampai kontrak berakhir dua musim lagi.

Bagi Achsanul, pelatih adalah profesi, sementara menjadi kader partai adalah sarana menyalurkan aspirasi yang menjadi hak setiap orang.

“RD bukan pengurus, dia hanya kader,” kata Achsanul Qosasi, lewat akun instagramnya.

Sebelum menjadi Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Achsanul sendiri merupakan politikus partai Demokrat di Senayan. Sebelum memutuskan mundur pada 2014.

Namun dia menampik bergabungnya Rahmad Darmawan ke partai berlambang mercy itu atas sarannya. Sejak melatih Madura United awal musim ini, Achsanul mengaku hanya berdiskusi tentang sepakbola dengan Coach RD.

“Karena sepakbola bukan tempat yang baik untuk berpolitik,” ucap pria kelahiran Madura yang akrab disapa AQ ini.

RD sejatinya bukanlah yang pertama dari kalangan sepakbola yang menjadi kader partai politik. Ada Nil Maizar (Nasdem), Budi Sudarsono (PPP) dan Kurnia Sandi (PAN). Meski menjadi kader partai, tiga nama terakhir tetap aktif di dunia kepelatihan. (EMBE)

Tags: Achsanul qosasiDemokratMadura UnitedRahmad Dharmawan
191
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Most bet Secimleri ile Ugurlu Bahis Ucun

2 hari yang lalu
2

Alev casino güncel giriş linkiyle hızlı ve kolay erişim

3 minggu yang lalu
5

845126251779325975

3 minggu yang lalu
6
Bhinneka Tunggal Ika Kunci Redam Intoleransi di Era Politik Identitas

Bhinneka Tunggal Ika Kunci Redam Intoleransi di Era Politik Identitas

3 bulan yang lalu
34
Hasani bin Zuber: Nasionalisme Perlu Adaptif di Tengah Arus Budaya Pop Global

Hasani bin Zuber: Nasionalisme Perlu Adaptif di Tengah Arus Budaya Pop Global

3 bulan yang lalu
33
Gadis Asal Kwanyar Bangkalan Lapor Polisi Usai Mengaku Jadi Korban Persetubuhan

Gadis Asal Kwanyar Bangkalan Lapor Polisi Usai Mengaku Jadi Korban Persetubuhan

3 bulan yang lalu
207
Berikutnya
Siksa Saksi Kasus Pembunuhan, Sembilan Polisi Dicopot

Siksa Saksi Kasus Pembunuhan, Sembilan Polisi Dicopot

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.