• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 25 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Kosong

Bhinneka Tunggal Ika Kunci Redam Intoleransi di Era Politik Identitas

  • Minggu, 29 Maret 2026 12:30
FacebookTwitterWhatsApp





Penanews.id, BANGKALAN- Anggota MPR RI Hasani bin Zuber menegaskan pentingnya penguatan nilai Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi menjaga kohesi sosial di tengah menguatnya politik identitas dan polarisasi masyarakat. Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Bangkalan, Minggu (29/3).

Baca Juga:

Alev casino güncel giriş linkiyle hızlı ve kolay erişim

845126251779325975



Menurut Hasani, dinamika masyarakat multikultural Indonesia saat ini menghadapi tantangan baru, terutama akibat derasnya arus informasi digital yang kerap memicu kesalahpahaman antar kelompok.

“Perbedaan adalah keniscayaan. Namun, ketika tidak dikelola dengan baik, ia bisa menjadi sumber konflik. Di sinilah Bhinneka Tunggal Ika harus terus dihidupkan, bukan sekadar slogan,” ujarnya.



Ia menilai, praktik intoleransi yang muncul belakangan ini tidak lepas dari menguatnya narasi eksklusivitas identitas, baik berbasis agama, suku, maupun afiliasi politik.

Kondisi tersebut, lanjutnya, berpotensi menggerus semangat persatuan jika tidak diantisipasi melalui edukasi kebangsaan yang berkelanjutan.



Dalam konteks itu, Hasani mendorong penguatan literasi kebangsaan di tingkat akar rumput, termasuk melalui peran tokoh masyarakat, pendidik, dan generasi muda.

“Kita perlu membangun kesadaran bahwa keberagaman adalah kekuatan. Nilai inklusivitas harus menjadi praktik sehari-hari, bukan hanya wacana,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran negara dalam memastikan kebijakan publik tidak diskriminatif dan mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat.

Menurutnya, implementasi nilai-nilai Empat Pilar—terutama Bhinneka Tunggal Ika—harus tercermin dalam tata kelola pemerintahan yang adil dan setara.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, perangkat desa, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan. Diskusi berlangsung interaktif dengan mengangkat berbagai persoalan aktual terkait relasi sosial di tengah keberagaman.

Hasani berharap, penguatan nilai Bhinneka Tunggal Ika dapat menjadi instrumen strategis dalam meredam potensi konflik sosial sekaligus memperkuat integrasi nasional di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. EMbe

34
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Alev casino güncel giriş linkiyle hızlı ve kolay erişim

4 hari yang lalu
2

845126251779325975

4 hari yang lalu
3
Hasani bin Zuber: Nasionalisme Perlu Adaptif di Tengah Arus Budaya Pop Global

Hasani bin Zuber: Nasionalisme Perlu Adaptif di Tengah Arus Budaya Pop Global

2 bulan yang lalu
29
Gadis Asal Kwanyar Bangkalan Lapor Polisi Usai Mengaku Jadi Korban Persetubuhan

Gadis Asal Kwanyar Bangkalan Lapor Polisi Usai Mengaku Jadi Korban Persetubuhan

3 bulan yang lalu
205
Aksi Ramadan H. Her: Ribuan Siswa MBG Kebagian Rp50 Ribu

Aksi Ramadan H. Her: Ribuan Siswa MBG Kebagian Rp50 Ribu

3 bulan yang lalu
21
Ramadan Jadi Penguat Kinerja Pemerintahan, Ini Pesan Wakil Ketua DPRD Bangkalan

Ramadan Jadi Penguat Kinerja Pemerintahan, Ini Pesan Wakil Ketua DPRD Bangkalan

3 bulan yang lalu
15
Berikutnya

845126251779325975

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.