• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 28 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Tekno

Alumni ITS Ciptakan Gravel: Aplikasi yang Memudahkan Tukang Bangunan Dapat Pekerjaan

  • Rabu, 22 Juni 2022 18:03
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

. . .



Penanews.id, SURABAYA – Dua pemuda alumni ITS ini, Georgi Putra dan Fredy Yanto namanya, tengah menjadi buah bibir karena berhasil mengembangkan  aplikasi bernama Gravel.

Lewat aplikasi itu, keduanya coba membantu memudahkan para pekerja bangunan memperoleh pekerjaan.

Dilansir tempo.co, Keduanya membangun Gravel dengan tujuan untuk menemukan ribuan pekerja konstruksi yang mencari pekerjaan melalui platform umum seperti unggahan di media sosial.

Mereka menyadari keterbatasan sumber daya membuat proyek-proyek konstruksi kesulitan menemukan tukang berkualitas sesuai dengan kebutuhan.

“Di sisi lain, para pekerja di sektor informal mencari  pekerjaan dengan segala cara di setiap kesempatan yang ada adalah sebuah keharusan untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi esok hari,” ujar Georgi dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa, 21 Juni 2022.

Aplikasi Gravel membantu ribuan pemimpin proyek untuk menemukan pekerja konstruksi yang terjamin kualitasnya, mengatur waktu pengerjaan sesuai dengan kebutuhan, dan mengontrol progres proyek melalui aplikasi tanpa harus hadir ke lokasi.

Georgi mengatakan Gravel memiliki misi untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan kemakmuran pekerja konstruksi.

“Karena Gravel untuk menjangkau dan mempermudah pemilik proyek agar mendapatkan pekerja konstruksi berkualitas, serta membuka lapangan pekerjaan yang lebih besar kepada para pekerja konstruksi,” ujar pria lulusan ITS Surabaya dan Universitas Berkeley Amerika Serikat itu.

Gravel juga mengusung moto “Hari Ini Kerja, Besok Pasti Gajian”. Georgi mengatakan moto tersebut sejalan dengan kebijakkan Gravel yang memastikan adanya gaji yang dibayarkan setiap harinya, agar pekerja konstruksi dapat mencukupi kebutuhan hidup keluarga dan memperbaiki taraf kehidupan mereka.

“Harapannya dapat menghilangkan kekhawatiran para pekerja akan biaya makan, biaya transportasi dari dan ke tempat proyek, dan uang yang harus dikirimkan ke keluarga di rumah, agar mereka dapat fokus menyelesaikan proyek tepat waktu,” ucapnya.

Dia menambahkan bahwa pembayaran yang dapat dicairkan setiap hari juga akan membentuk kemandirian finansial para tukang serta menjaga keharmonisan hubungan antar pekerja di proyek.

Sementara itu, Freddy mengatakan Gravel memberikan efisiensi bagi proyek dalam mencari pekerja bangunan. Umumnya kata dia para mandor membutuhkan waktu hingga satu minggu untuk memenuhi permintaan kebutuhan tukang dalam jumlah besar.

Kendala tidak berhenti di sana. Setelah tukang datang, pemilik proyek masih harus menghadapi isu kualitas tukang dan komitmen mereka terhadap penyelesaian proyek yang sedang berjalan.

“Gravel lahir dan ingin menjadi salah satu cerita sukses dengan berhasil membuka pekerjaan bagi ribuan tukang di seluruh Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan dan memecahkan problematika para pembangun proyek yang kesulitan mencari tukang yang handal melalui teknologi,” ucap Freddy yang merupakan juara pertama Hackathon Tech in Asia 2015.

EMbe



Tags: Aplikasi GravelBuruh bangunanGravel adalahPencipta aplikasi Gravel
125
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Tips Membeli Motor Seken, agar Tak Boncos

Tips Membeli Motor Seken, agar Tak Boncos

8 bulan yang lalu
28
Mengapa Rumah Zaman Kolonial Terasa Lebih Sejuk Meski Tanpa AC? Ini Alasannya

Mengapa Rumah Zaman Kolonial Terasa Lebih Sejuk Meski Tanpa AC? Ini Alasannya

1 tahun yang lalu
93
Giliran Tiga Hiu Paus Terdampar di Bawah Jembatan Suramadu, Ada Apa dengan Selat Madura?

Giliran Tiga Hiu Paus Terdampar di Bawah Jembatan Suramadu, Ada Apa dengan Selat Madura?

3 tahun yang lalu
102
Waktu yang Baik Buat Berdoa

Waktu yang Baik Buat Berdoa

3 tahun yang lalu
72
Sederet Fakta Wahyu Kenzo: ‘Orang Kaya’ yang Ditangkap Polisi Karena Robot Trading

Sederet Fakta Wahyu Kenzo: ‘Orang Kaya’ yang Ditangkap Polisi Karena Robot Trading

3 tahun yang lalu
166
Awas! Modus Baru Bobol M-banking Lewat Undangan Nikah Online, Sudah ada Korbannya!

Awas! Modus Baru Bobol M-banking Lewat Undangan Nikah Online, Sudah ada Korbannya!

3 tahun yang lalu
107
Berikutnya
SILPA APBD Bangkalan TA 2021 Capai 193 Miliar, Fraksi Keadilan Hati Nurani Nilai Kinerja Pemda Kurang Efektif

SILPA APBD Bangkalan TA 2021 Capai 193 Miliar, Fraksi Keadilan Hati Nurani Nilai Kinerja Pemda Kurang Efektif

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.