
Penanews.id, JAKARTA – Pembunuhan Iska Nurrohman kembali membetot perhatian publik hari ini setelah polisi menangkap dua dari tiga pelakunya.
Barangkali Yang membuat kesal banyak orang adalah alasan dibalik pembunuhan yang terjadi selasa dini hari 22 Maret 2022 lalu, ternyata hanya dilatari keisengan para pelaku yang masih berusia antara 17 dan 20 tahunan.
Ceritanya ada tiga sekawan yang punya hobi tak lazim yaitu tawuran. Mereka adalah N, 17 tahun. MR, 20 tahun dan AS yang saat ini masih buron.
Pada malam nahas itu, mereka bertiga muter-muter naik Beat mencari musuh untuk tawuran di daerah Cikarang Timur.
Alih-alih dapat musuh, mereka malah ketemu polisi yang membuat mereka kabur. Karena niat tawuran tak terealisasi, mereka ubah rencana yaitu membegal siapa saja yang dijumpai untuk dikuras hartanya.
Di Kampung Tegalgede, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ketiga pemuda sialan itu melihat Iska Nurrohmah yang sedang jalan sendirian menuju ke tempat kerjanya PT MSI Indonesia.
Iska dirampok. Tapi dia melawan dengan tenaga dan teriakan. Empat bacokan oleh tersangka N mendarat dipunggungnya. Iska kalah dan tersungkur.
Sebenarnya, Iska bisa diselamatkan. Namun, ketika warga sekitar melihat Iska sekarat malah ikut ketakutan untuk menolongnya wanita asal Jawa Tengah itu. Iska pun meninggal.
Dilansir karanganyar news, Polres Metro Bekasi dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya sudah berhasil meringkus 2 tersangka kejahatan yang merenggut nyawa Iska Nurrohmah, buruh cantik PT SMT Indonesia.
Dua dari 3 pelaku yang ditangkap adalah N, 17 tahun; dan MR, 20 tahun. N adalah eskekutor, dengan kata lain, orang yang mengayunkan celurit ke tubuh Iska Nurrohmah.
Kanit Jatanras Satreskrim Polres Metro Bekasi Iptu I Gede Bagus Ariska menjelaskan bahwa N adalah penjahat kambuhan. Bisa dibilang, orang yang berulang kali melakukan aksi kejahatan.
“N pernah membegal anggota (polisi, Ed) Cikarang Timur saat pulang dari tugas vaksinasi,” jelas dia, Jumat, 25 Maret 2022.
“Juga merupakan pelaku pembacokan tawuran di Rengasbandung (daerah Kedungwaringin, masih Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Ed), beberapa hari lalu,” ucap Bagus.
EMbe







