
Penanews.id, BANGKALAN- Pemkab Bangkalan bikin satu acara rutin yang diberi nama Forum konsultasi publik. Forum yang akan digalakkan pada 2023 ini, akan jadi sarana publik menyampaikan kritikan dan masukan ke Pemerintah Daerah dan DPRD.
Pada acara perdana Forum ini, yang digelar di pendopo agung hari ini, Bupati Lira Bangkalan, Mahmudi Ibnu Khotib misalnya mengeritik program Pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan yang dinilai tidak tepat sasaran.
Menurut Mahmudi, ketika infrastruktur di bangkalan banyak yang rusak seperti gedung sekolah juga jalan, pokir dewan sebagian malah direalisasikan untuk membangun tembok makam.
“Pokir dewan tidak tepat sasaran,” Jelas dia Kamis 24 Februari 2022.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi C DPRD Bangkalan Muzawir menyampaikan, pokir merupakan aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses.
“Reses itu satu tahun 3 kali, dan usulan masyarakat ditampung oleh anggota dewan, sehingga apa yang diusulkan oleh masyarakat maka di bawa ke OPD,” Jelas dia.
Ditanya terkait anggaran pokir DPRD, H sawir tidak menyebutkan nominal, namun kata dia tergantung dengan anggaran yang ada.
“Berapa anggaran yang ada maka setiap anggota dibatasi,” papar dia
Selain itu Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, penyusuanan awal RKPD ini akan menjadi program kerja yang ada di masing-masing SKPD.
“Berdasarkan usulan yang disampaikan oleh undangan yang hadir ( masyarakat ) sehingga ada efek yang dirasakan oleh masyarakat,” Jelas R Abdul Latif
Selain itu Ra Latif sapaan lekatnya menyampaikan, terkait perbaikan infrastruktur, Pemkab dan DPRD Bangkalan harus menjadi satu kesatuan sehingga bisa dibagun baik di desa maupun di tingkat kecamatan, sehingga pokir anggota DPRD Bisa bersinergi untuk memperbaiki infrastruktur.
“Tidak lain jalan yang rusak merupakan dapil dari anggota DPRD yang ada di bangkalan, kami berharap bisa menjadi satu untuk pembangunan.,” Ujar dia
Lanjut Ra Latif, terkait infrastruktur pendidikan pihaknya berjanji akan diakomodir, karena menurut dia pendidikan merupakan indeks pembangunan manusia, sehingga pendidikan bisa di prioritaskan.
“Pendidikan akan diprioritaskan,” pungkas Dia.
SAE

