Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Selasa, 22 September 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kebakaran Kilang Balongan Disebut Karena Petir, Begini Tanggapan Pakar Petir

TwitterFacebookWhatsApp

Penanews.id, JAKARTA – Pakar petir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Syarif Hidayat tidak yakin sambaran petir bisa sampai merusak dan melubangi tangki kilang minyak Pertamina hingga menyebabkan kebakaran.

Dia menanggapi kesimpulan hasil investigasi Pertamina atas dugaan penyebab kebakaran di kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, pada Maret lalu.

Baca Juga:

Ini Kriteria Mobil dan Motor yang Tak Boleh Beli Pertalite

Cegah Penyelewengan, Beli BBM Subsidi Bakal Pakai Aplikasi


Menurut Syarif, ketebalan tubuh tangki menipiskan kemungkinan bolong oleh petir. “Saya berpendapat itu tidak mungkin,” ujarnya kepada TEMPO, Senin, 15 November 2021.


Dia menuturkan bahwa secara umum, berdasarkan penelitian yang ada dan diakomodir sebagai standar internasional, tebal logam tangki kilang minyak lebih dari 4,85 milimeter.

Dengan ketebalan seperti itu, sambaran petir dinilainya kecil kemungkinan sanggup melelehkan atau bahkan membuat tangki di kilang minyak berlubang.


“Kalau iya, kita harus uji dengan sungguh-sungguh sehingga tidak jadi keliru,” kata dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB itu.


Menurut Syarif, yang lebih mungkin adalah badan tangki mengalami kelemahan, penuaan, seperti berkarat, atau bautnya longgar. “Kalau sudah ada bolongnya karena sobek, korosi, atau dibor untuk kebutuhan tertentu, titik itu bisa jadi segitiga api,” katanya merujuk kepada faktor kebakaran dari bahan bakar, oksigen, dan panas yang bisa berasal dari percikan api kecil.


Mekanisme sambaran petir pada kasus tangki kilang minyak, menurut Syarif, ada dua yaitu secara langsung dan tidak langsung. Pada sambaran langsung, petir misalnya menyasar ke lubang-lubang di tangki minyak yang sengaja dibuka ataupun tidak sengaja.


Adapun secara tidak langsung, petir menyambar di tempat lain. “Biasanya jaraknya cukup dekat atau terkoneksi dengan tangki,” kata dosen di Kelompok Keahlian Teknik Ketenagalistrikan ITB itu.

Potensi itu bisa menghasilkan percikan kecil api hingga melalap isi tangki. “Bisa jadi lewat pipa, kabel, itu ada standar keamanannya,” ujar Syarif.


Umumnya, dia menambahkan, lokasi petir yang bisa menyebabkan itu berjarak sekitar kurang dari satu kilometer. Lebih dari jarak itu, kecil kemungkinan bisa menimbulkan percikan api.


Tangki kilang minyak, Syarif menjelaskan, memang lebih rawan terbakar saat tersambar petir. Alasannya, karena tangki punya beberapa akses bukaan yang memungkinkan udara oksigen dan bahan bakar bercampur.

“Kalau kebetulan ada titik api entah dari petir, korek api, atau apa pun itu bisa menyala,” ujarnya.


Syarif membandingkan dengan gas alam atau cair yang tangki penampungnya punya akses pengeluaran isi lewat jalur khusus dan bukan di bagian atas. Dengan begitu, risiko tangki gas disambar petir hingga meledak lebih kecil.


Sebelumnya diberitakan TEMPO.CO, Pertamina melaporkan hasil investigasi kasus kebakaran di kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, dalam rapat bersama Komisi Energi DPR, 28 September 2021. Bersama empat pihak eksternal, mereka mencari penyebab kebocoran tangki dan kebakaran pada dinihari, 29 Maret lalu.


Soal kebocoran, menurut Pertamina, disebabkan oleh sambaran petir travelling pada pukul 23.09 WIB yang memicu degradasi pada dinding Tangki G. Dinding tangki itu lalu menipis sampai akhirnya robek dan bocor.

Setelah bocor, kata Direktur Utama Kilang Pertamina International, Djoko Priyono, terjadi kebakaran akibat sambaran petir atau induksi pada Tanki G.

Sumber: tempo.co

Tags: Kebakaran kilang balonganKilang balonganPakar petirPertaminaPetir
71
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

9 bulan ago
30
Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

10 bulan ago
34
Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

1 tahun ago
139
Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

1 tahun ago
124
Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

1 tahun ago
69
Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

1 tahun ago
47
Next Post
Tumpukan Sampah di Pangeranan dan Cerita Empat Pikap Buang Sampah Tangah Malam

Tumpukan Sampah di Pangeranan dan Cerita Empat Pikap Buang Sampah Tangah Malam

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In