Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Sabtu, 7 November 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Madura Bangkalan

Polres Bangkalan Mati Suri, PMII Bangkalan Luruk Polres

TwitterFacebookWhatsApp
Foto/istimewa

Penanews.id, Bangkalan-Pemuda yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bangkalan audiensi Polisi Resort Kabupaten Bangkalan Kamis (14/9/21). Audiensi ini mangangkat isu peningkatan kriminalitas di Kabupaten Bangkalan.

Maraknya kriminalitas di kabupaten Bangkalan baik berupa pencurian motor (Curanmor), pembegalan atau pembunuhan membuat resah masyarakat.

Baca Juga:

Pekan Raya Bangkalan 2026, Bukan Sekedar Panggung Seremonial

Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

Demikian disampaikan Kholil, Ketua Umum PC PMII Bangkalan bahwa Bangkalan saat ini darurat kriminalitas. Maraknya kriminalitas di berbagai penjuru Kabupaten Bangkalan menjadi hororisme bagi masyarakat.

“Bangkalan sedang darurat Kriminalitas. Marak terjadi Curanmor, pembegalan, pembunuhan dan sebagainya sehingga masyarakat takit untuk kemana-mana” Jelasnya.

Menurut Kholil, sapaan akrabnya, peningkatan kriminalitas ini tidak lepas dari penegakan hukum yang lemah. Maka dalam hal ini pihak kepolisian kabupaten Bangkalan dinilai Mati Suri.

“Polres Bangkalan Mati Suri. Mau dibilang hidup kegunaan, fungsi dan kerjanya gak jelas. Mau dibilang mati, tapi masih ada.” Ungkapnya.

Sesuai Undang Undang No. 2 tahun 2002 tentang tugas dan wewenang polisi, pertama memelihara, menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat, kedua supremasi hukum, ketiga memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam beberapa kasus kriminalitas yang terjadi di kabupaten Bangkalan pihak kepolisian terkesan tidak ada tindakan yang jelas sehingga keyakinan masyarakat terhadap APH sangat rendah.

“Dari beberapa rentetan kasus yang terjadi, Kerja Polres sangat lamban dan bobrok. Tidak sepenuhnya salah pada akhirnya masyarakat main hakim sendiri.” Tukasnya.

Menurut Kholil, pihak kepolisian tidak serius dalam mengentaskan kriminalitas dan menegakkan hukum. Pihaknya menilai Kapolres Bangkalan gagal dalam menjalankan amanahnya sebagai abdi Negara.

“Polres Bangkalan tidak becus. Kasus-kasus kriminalitas kayak jalan di tempat. Kalau Kapolres tidak mampu menjalankan tugas negara, mending mundur dari jabatannya. Sebab, mereka digaji dengan uang rakyat untuk mengabdi terhadap rakyat” Paparnya.

Tertuang dalam release ada beberapa kasus yang belum jelas, yaitu kasus Pembunuhan di kecamatan Galis, Pembunuhan di kecamatan Kuwanyar dan kasus di kecamatan Socah.

Dalam audiensi ini dihadiri AKBP Alith Alarino, Kapolres Bangkalan dan Kasat Reskrim, Sigit. Audiensi ini berjalan dengan alot. Salah satu peserta audiensi emosi dan meninghikan suaranya.

Adapun AKBP Alith Alarino menyangkal bahwa Pihaknya bekerja tidak serius. Katanya, Pihak kepolisian sudah bekerja keras untuk menyelidiki kasus-kasus yang terjadi di Bangkalan.

“Kami sudah bekerja sesuai SOP. Dan kasus-kasus yang disebutkan masih dalam tahap proses penyelidikan, pencarian bukti sehingga nanti bisa menetapkan tersangka” tukasnya.

Sementara dalam audiensi tersebut membawa beberapa tuntutan:

  1. Polres bangkalan harus menindak tegas dan mengusut tuntas kasus kriminalitas yang terjadi di kabupaten bangkalan.
  2. Polres bangkalan harus memperbaiki koordinasi dengan pihak polsek se-kabupaten bangkalan dan leading sektor lainnya.
  3. Polres bangkalan harus melakukan sosialisasi dan koordinasi secara masif untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
  4. Polres bangkalan harus memaksimalkan posko keamanan dan memaksimalkan kinerja kapolsek untuk meningkatkan keamanan di berbagai titik strategis yang rawan terjadi kriminalitas.
  5. Polres bangkalan untuk tidak asal-asalan dalam memberikan informasi terhadap publik seperti kasus di kecamatan Socah.
  6. Dan apabila dari point 1 s/d 5 tidak diindahkan selama-lamanya 7×24 jam, maka PMII Bangkalan akan kembali dengan pola dan nuansa yang berbeda.

Syam

Tags: BangkalanMahasiswa bangkalanMati suriPC PMII kabupaten BangkalanPergerakan mahasiswa Islam IndonesiaPolres Bangkalan
232
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

2 bulan ago
8
Bukan Jalan-Jalan, Ayah di Madura Ajak Anak 13 Tahun Keliling untuk Curi Motor

Bukan Jalan-Jalan, Ayah di Madura Ajak Anak 13 Tahun Keliling untuk Curi Motor

2 bulan ago
9
Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

9 bulan ago
23
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

9 bulan ago
106
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

11 bulan ago
44
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

11 bulan ago
64
Next Post
Hilang Kali ke Lima, Kabel PJU Jalan Kembar Jadi ‘Bulan-bulanan’ Pencuri

Hilang Kali ke Lima, Kabel PJU Jalan Kembar Jadi 'Bulan-bulanan' Pencuri

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In