
Penanews.id, JAKARTA- Pemerintah masih menggodok skema final PPKM darurat
yang akan dilaksanan di Pulau Jawa dan Pulau Bali.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato dalam Munas Kadin mengatakan PPKM darurat akak diberlakukan di 44 kabupaten di 6 provinsi. Lama Penerapan ‘lockdown’ ini antara 1 atau 2 pekan.
Tidak dirinci provinsi mana saja yang diberlakukan PPKM darurat ini. Menurut Jokowi, keputusan ini diambil berdasar penilaian yang mendetail berdasar indikator lanju penularan covid 19 menurut standar WHO.
“PPKM Darurat ini akan diberlakukan di daerah yang nilai asesmennya 4,” kata Jokowi dilansir dari detik.com.
Skema final PPKM darurat ini akan diputuskan hari ini.
“Hari ini ada finalisasi kajian untuk kita melihat karena lonjakan sangat tinggi, dan kita harapkan selesai karena diketuai oleh Pak Airlangga Menko Ekonomi untuk memutuskan diberlakukannya PPKM darurat,” kata Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengungkap penyebab kasus Corona di Indonesia melonjak dua kali lipat. Libur Lebaran dan penyebaran varian baru Corona menjadi dua penyebab utamanya.
“Pada saat itu kasus kita awal Februari akhir Januari kasus juga naik menjadi 176 ribu kasus, pernah turun di Mei pertengahan 18 Mei, saya ingat sudah turun menjadi 87 ribu kasus sudah turun dalam 4 bulan, pelan, pelan, pelan, turun sampai 87 ribu. Tetapi begitu ada liburan lebaran kemarin plus varian baru hari ini kita naik melompat 2 kali lipat lebih menjadi 228 ribu inilah yang saya sampaikan kita harus hati-hati, kita harus waspada, kita tidak boleh lengah,” papar Jokowi.
EMBE







