• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 27 Juli 2026
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Pemerintah: Tak Boleh Makan Minum saat Halal bihalal Lebaran

FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Ini Gejala Hepatitis Akut yang Menjangkit Anak-anak

Viral Video Antarwarga Cekcok Karena Toa Musala, Polisi: Sudah Damai


Penanews.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi catatan soal acara halalbihalal yang dilakukan masyarakat di momen lebaran.

Catatan ini disampaikan dalam rapat terbatas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Istana Merdeka, Jakarta, bersama para menteri.

“Terutama untuk kegiatan halal bihalal, diselenggarakan dengan protokol kesehatan dan dihimbau untuk tidak ada makan minum,” kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 Airlangga Hartarto dilansir tempo.co.

Permintaan ini baru sebatas imbauan saja. Kalaupun ada makan minum, Airlangga menyebut harus dilakukan dengan jarak dan tempat tertentu.

Sebelumnya, Jokowi juga telah melarang pejabat dan aparatur sipil negara untuk menggelar kegiatan buka bersama, maupun open house saat lebaran.

Selain soal halal bihalal, Jokowi juga meminta kegiatan di tempat hiburan dan keramaian tetap dilakukan sesuai protokol kesehatan. “Juga sesuai kapasitas,” kata Airlangga.

Menteri Koordinator Perekonomian ini pun menyebut aturan soal kegiatan ini akan diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Aturan ini akan segera terbit.

Selanjutnya yaitu soal libur panjang saat lebaran. Jokowi juga mengimbau masyarakat untuk tak pergi ke luar negeri, karena situasi yang berbeda di negara lain dengan Indonesia.

Imbauan diberikan untuk mencegah adanya potensi penularan dari luar negeri. Jokowi mengingatkan soal kasus Covid-19 yang naik di negara lain, contohnya di Shanghai, Cina.

“Tentu kita tidak ingin kenaikan tersebut membawa virus yang nanti dibawa oleh PPLN (pelaku perjalanan luar negeri) ke dalam negeri,” kata Airlangga.

EMbe

Tags: Aturan halal bihalalAturan karantina wilayahAturan toa masjidCovid-19Halal bihalal
52
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

7 bulan yang lalu
22
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

8 bulan yang lalu
37
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

9 bulan yang lalu
42
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

9 bulan yang lalu
29
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

1 tahun yang lalu
66
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

1 tahun yang lalu
49
Berikutnya
Wanita yang Jadi Rebutan Kasatpol PP dan Pegawai Dishub Seorang Pejabat

Wanita yang Jadi Rebutan Kasatpol PP dan Pegawai Dishub Seorang Pejabat

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.