• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 4 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Pamekasan

Sebar Baliho, Pemuda dan Nelayan Pamekasan Tolak Pengeboran Migas di Desa Tanjung

  • Kamis, 22 April 2021 14:36
FacebookTwitterWhatsApp
  • Foto: Pemuda dan Nelayan desa Tanjung dan Padelegen Pademawu melakukan pengeboran gas dari atas perahu di pesisir pantai desa Padelegan

Penanews.id, PAMEKASAN – Pemuda dan Nelayan Desa Tanjung dan Desa Padelegan menolak rencana pengeboran Minyak dan gas bumi di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan pada tahun 2022.

Penolakan itu mereka sampaikan lewat penyebaran baliho di beberapa perahu dan sampan milik nelayan di pesisir pantai desa Padelegan, Rabu siang, (21/04/2021).

Baca Juga:

Nilai Bantuan Untuk Nelayan dan Budidaya Ikan di Bangkalan Hanya Rp 26 Juta

Pulang Cari Ikan, Pria di Madura Ini Pergoki Istri di Kamar dengan PIL

Koordinator Pemuda dan Nelayan desa Tanjung dan Padelegen Pademawu, Rachmat Kurnia Irawan mengatakan ada beberapa alasan yang membuat warga menolak pengeboran.

Pertama, kata dia, warga bersepakat untuk menjaga ekosistem laut dari berbagai pengrusakan, termasuk pengeboran.

Kedua, Rachmat menambahkan, jika pengeboran berlanjut, maka dipastikan wilayah operasi para nelayan saat menangkap ikan pasti menjadi berkurang dan terbatas.

“Belum lagi berbicara dampak dari pengeboran terhadap lingkungan dan ekosistem laut. Nelayan dari beberapa desa yang ada akan terbatasi operasionalnya,” kata pemuda yang akrab disapa Iwan ini.

Dari aksi tersebut, pemuda dan para nelayan lainnya akan melanjutkan aksinya ditengah laut terutama lokasi yang akan di bor.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Pamekasan Muharram, mengatakan, akan ada lokasi pengeboran migas di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu pada tahun 2022 mendatang.

Rencana itu terkuak usai pertemuan dengan perwakilan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) Wilayah Kerja (WK) Sampang, Medco Energy Sampang Pty Ltd pada 12 April lalu.

Pemkab Pamekasan bersama perwakilan Medco Energy Sampang sudah membahas analisis dampak lingkungan tentang pengembangan Lapangan Paus Biru oleh perusahaan itu.

Dijelaskan, Lapangan Paus Biru ini merupakan Pengembangan Lapangan (Plan of Development – POD) di Wilayah Kerja (WK) Sampang, Jawa Timur oleh KKS-WK Sampang, atas investasi pengeboran dan produksi migas sebesar Us 80 juta dolar.

“Itu pertemuan awal kami karena Medco Energy Sampang meminta saran dan pendapat terkait sosialisasi pada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Muharram, Investasi tersebut rencananya akan digunakan untuk melakukan kegiatan pemboran 1 (satu) sumur pengembangan, membangun wellhead platform (WHP), membangun subsea pipeline, dan memodifikasi fasilitas eksisting WHP Oyong dan offshore production facilities (OPF) Grati.

Humas Medco Energy Sampang Arif Rinaldi mengatakan, pembangunan Lapangan Gas Paus Biru akan meliputi pengeboran dan operasional dua sumur yang akan dilakukan di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Selain melakukan pengeboran, Medco Energy Sampang bakal memasang pipa bawah laut dari WHP di Lapangan Paus Biru ke eksisting WHP di Lapangan Oyong. Lalu, dialirkan menuju ke OPF Grati eksisting untuk dipisahkan fasa cair dan gas.

Dari kegiatan-kegiatan tersebut, diharapkan Lapangan Paus Biru dapat memulai kegiatan produksi pada 2022 dengan volume gas sekitar 31 juta kaki kubik per hari (MMscfd).

Berdasarkan analisis keteknikan produksi tersebut dapat dipertahankan hingga batas akhir kontrak kerja sama yaitu pada tahun 2027, dan sesuai rencana, gas yang diproduksi akan digunakan untuk sumber energi pembangkit Grati.

ZUL

Tags: Desa TanjungNelayan menulak pengeboran migas di pesisir pantaiPamekasanPemuda menolak pengeboran migasPengeboran migasPengeboran migas di pesisir pantai
125
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

7 bulan yang lalu
24
Dua Motor Raib Saat Shalat Subuh di Kamal, Maling Menyamar Jadi Jamaah

Dua Motor Raib Saat Shalat Subuh di Kamal, Maling Menyamar Jadi Jamaah

7 bulan yang lalu
20
Cemburu Bestie Akrab Dengan Mantan Istri, Pemuda ini Tusuk Teman Sendiri

Cemburu Bestie Akrab Dengan Mantan Istri, Pemuda ini Tusuk Teman Sendiri

2 tahun yang lalu
66
Profil Ustad Wazirul Jihad, Ketua Ikbal Korda Pamekasan yang Baru

Profil Ustad Wazirul Jihad, Ketua Ikbal Korda Pamekasan yang Baru

3 tahun yang lalu
238
Pesta Narkoba Pakai Uang Peluh Kuning

Pesta Narkoba Pakai Uang Peluh Kuning

3 tahun yang lalu
124
Usung Caleg Mahasiswa dan Santri, PSI Optimis Lolos ke DPRD Bangkalan

Usung Caleg Mahasiswa dan Santri, PSI Optimis Lolos ke DPRD Bangkalan

3 tahun yang lalu
159
Berikutnya
Cetak Baru Produk Apple Dicuri, Peretas Minta Tebusan Rp 726 Miliar

Cetak Baru Produk Apple Dicuri, Peretas Minta Tebusan Rp 726 Miliar

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.