Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Selasa, 22 September 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Penelitian Ini Ungkap Alasan Bangkalan Sebaiknya Kembangkan Wisata Religi Ketimbang Wisata Alam

TwitterFacebookWhatsApp

penanews.id, BANGKALAN– Dinas Pariwisata Kabupaten Bangkalan membentuk Pokdarwis. Kelompok Masyarakat Sadar Wisata ini bertugas antara lain mendampingi desa yang punya potensi wisata sehingga mau mengembangkan menjadi obyek wisata.

Dua byek wisata alam di Kecamatan Taniungbumi yang viral di masa pandemi covid 19 yaitu Pantai Talango dan Pantai Biru, hasil kerja Pokdarwis sejak dibentuk dua tahun lalu.

Baca Juga:

Lebaran Ketupat, Nelayan Gratiskan Wisatawan untuk Healing di Sungai Bancaran

Alasan Kenapa Refresing Memanjang Umur?

Tapi tiga peneliti dari Fakultas Ilmu Komunikasi Unitomo Surabaya tak merekomendasikan Bangkalan terus membuka wisata baru berbasis alam. Hasil penelitian ketiganya yang dibukukan dengan judul “Menoles Destinasi Wisata, Membangun Citra Kota”, justru menilai Bangkalan lebih pas memoles wisata religi yang telah ada sebagai city branding.

Rabu, 18 November 2020, buku 121 halaman itu dibedah dalam sebuah FDG di Hotel Yello Surabaya. Dengan pembedah, Adi Wicaksono, Staf Ahli Platform Kebudayaan Indonesiana 2020, Dirjen Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Adi mengamini hasil penelitian yang dimulai sejak 2018 itu, sebab 61 persen pariwisata di Indonesia berbasis kebudayaan. Dan 60 persen wisatawan, menurut data Kementerian Pariwisata, lebih menyenangi mengunjungi wisata berbasis budaya ketimbang wisata alam.

“Wisata budaya lebih mudah dikembangkan karena basisnya adalah adat istiadat masyarakat,” kata dia.

buku city brand
Salah satu peneliti, Zulaikha

Pariwisata di Masa Pandemi

Selain Makam ulama Syaikhona Kholil di Desa Martajesah. Bangkalan punya tiga obyek wisata religi yang selalu ramai dikunjungi meski di situasi pandemi. antara lain Pasarean Aer Mata di Kecamatan Arosbaya, Makam Potre Koneng di Puncak Gunung Kecamatan Geger dan Pasarean Sunan Cendana di Kecamatan Kwanyar.

Meski telah berjalan, dua anggota peneliti Farida dan Zulaikha, mereka Dosen Fikom Unitomo, menilai manajemen pengelolaannya perlu banyak dibenahi.

Ketiadaan toilet umum di wisata Makam Potre Koneng menunjukkan pengelolaannya belum termanajemen dengan baik.

“Hasil observasi kami, di masa pandemi ini, tak ada fasilitas protokol kesehatan yang tersedia,” kata Farida.

Maka, meski wisata reliji di Bangkalan layak dijadikan City Branding, penelitian ini menyimpulkan masih jauh panggang dari api untuk sampai ke tahap itu.

Sebab, selain pembenahan manajemen, City Branding wajib didahului kajian ilmiah oleh tim ahli. Sementara manajemen yang baik tak hanya meningkatkan pendapatan asli daerah, tapi juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar lewat penjualan kerajinan dan kuliner khas. EMBE

Tags: city brandpenelitian fikom UnitomoWisata religi bangkalan
131
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

9 bulan ago
30
Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

10 bulan ago
34
Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

1 tahun ago
139
Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

1 tahun ago
124
Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

1 tahun ago
69
Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

1 tahun ago
47
Next Post
Penggunaan Dana Insentif Daerah Periode Kedua Tahun 2020 di Sampang  tidak Proporsional

Penggunaan Dana Insentif Daerah Periode Kedua Tahun 2020 di Sampang tidak Proporsional

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In