• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 5 Desember 2025
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Talk Show UTM, Menteri PPPA dan DPR RI Ajak Mahasiswa Lawan Kekerasan Seksual

  • Minggu, 26 Oktober 2025 07:18
FacebookTwitterWhatsApp

Foto/istimewa

BANGKALAN – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar talk show Gender Awareness dengan tema” Generasi Sadar Gender, Saatnya Bicara, Saatnya Bergerak’. Sabtu (25/10/2025).

Baca Juga:

Most Bet Turkiye Kullanici Deneyimi Avantajlari

UTM dan Kemenaker Teken MoU, Cetak Mahasiswa Siap Kerja Lewat Program Unggulan

Acara tersebut menghadirkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, serta Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ansari, sebagai narasumber utama.

Dalam kesempatan itu, Menteri Arifatul menyampaikan apresiasinya terhadap peran UTM dalam mengembangkan inovasi dan kepedulian sosial mahasiswa.

“Saya bangga bisa hadir di kampus ini. Madura adalah tanah kelahiran saya, dan di luar ekspektasi, kampusnya besar dan inovatif. Prestasi dan kreativitasnya luar biasa,” ujarnya.

Menteri Arifatul juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mencegah kekerasan seksual dan memperkuat kesetaraan gender.

“Sekarang ini banyak terjadi kekerasan, termasuk di kampus. Fokus kami ke depan adalah memastikan hal itu tidak terulang. Kampus harus menjadi ruang aman dengan dukungan satuan tugas pencegahan kekerasan,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberanian melapor adalah kunci pencegahan. “Banyak yang masih takut bicara. Padahal dengan berani berbicara, kita bisa menyelamatkan yang lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari, menyinggung kasus kekerasan terhadap anak di Bangkalan yang melibatkan delapan pelaku. Ia menyebut kejadian itu mencederai nilai kemanusiaan dan moral.

“Kasus itu mengiris hati. Delapan pelaku memperkosa anak di bawah umur, itu tindakan biadab. Korban harus didampingi psikolog dan KPAI,” tegasnya.

Ansari juga mengingatkan pentingnya sosialisasi bahaya pernikahan dini di Madura. Sebab, banyak perceraian terjadi karena pernikahan dini.

” Anak muda harus disiapkan bukan hanya menjadi istri, tapi juga menjadi ibu yang matang,” ujarnya.

Abdi

14
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

UTM dan Kemenaker Teken MoU, Cetak Mahasiswa Siap Kerja Lewat Program Unggulan

UTM dan Kemenaker Teken MoU, Cetak Mahasiswa Siap Kerja Lewat Program Unggulan

1 hari yang lalu
11
Nelayan Bangkalan Protes Maraknya Penggunaan Jaring Trawl oleh Nelayan Luar

Nelayan Bangkalan Protes Maraknya Penggunaan Jaring Trawl oleh Nelayan Luar

6 hari yang lalu
16
Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

1 minggu yang lalu
46
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

2 minggu yang lalu
18
Truk Bermuatan Kayu Palet Terguling di Bangkalan

Truk Bermuatan Kayu Palet Terguling di Bangkalan

2 minggu yang lalu
20
KONI Bangkalan Segera Gelar Musorkablub, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 17 November

KONI Bangkalan Segera Gelar Musorkablub, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 17 November

3 minggu yang lalu
65
Berikutnya
Konsolidasi Hebitren Bangkalan, Ikhtiar Kemandirian Ekonomi Pesantren

Konsolidasi Hebitren Bangkalan, Ikhtiar Kemandirian Ekonomi Pesantren

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.