Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Habis 3.400 Triliun Untuk Piala Dunia, Kenapa Qatar Begitu Kaya Raya?

TwitterFacebookWhatsApp
Foto detik.com



Penanews.id, JAKARTA – Perhelatan piala dunia 2022 di Qatar menelan biaya hingga 3.400 triliun rupiah. Biaya ini untuk pembangunan stadion, penyelenggaraan dan fasilitas lainnya.



Melihat biaya yang besar ini, banyak orang mempertanyakan kenapa Qatar begitu kaya raya?

Baca Juga:

Prediksi Tim dengan Pemain Sayap Terbaik yang Akan Juarai Piala Dunia, Ini Alasan Arsene wenger

Nobar Piala Dunia Tanpa Izin Terancam Denda Rp 1 Miliar



Dilansir kompas.com, Pada 2021, pendapatan per kapita negara ini mencapai 61.276 dollar AS atau setara dengan Rp 960,04 juta (kurs Rp 15.674).



Nilai pendapatan per kapita Qatar ini 14 kali lipat lebih tinggi dibandingkan Indonesia yang memiliki pendapatan per kapita 4.291 dollar AS. Pendapatan per kapita Qatar bahkan lebih tinggi dibandingkan Jepang.


Negara ini sejatinya baru merdeka dari Inggris pada 1971 dan tak lama kemudian menemukan salah satu cadangan gas alam cair (LNG) terbesar di dunia, nomor tiga setelah Rusia dan Iran. 

Dengan cadangan LNG mencapai 900 triliun kaki kubik, Qatar yang dulunya hanya berupa kampung nelayan kumuh di Teluk Persia ini menjelma menjadi eksportir LNG terbesar di dunia. Selain LNG, negara ini juga kaya akan minyak bumi. 


Berikut beberapa alasan betapa makmurnya Qatar sebagaimana dilansir dari Qatarofw:

1. Kaya migas tapi penduduk sangat sedikit

Mengapa Qatar sangat kaya? Jawaban paling mudah tentulah karena negara ini memiliki cadangan migas raksasa. Namun bukan hanya itu, penduduk Qatar relatif sangat sedikit.



Qatar adalah negara anggota OPEC paling kecil dari sisi luas wilayah dan jumlah penduduk. Di mana 55 persen PDB negara ini bergantung pada minyak. Sementara jumlah penduduk Qatar hanya 2,9 juta.

Penduduk yang sedikit memudahkan distribusi dollar yang begitu besar dari penjualan minyak secara merata. Memastikan penduduknya mendapatkan sejumlah besar infrastruktur dan pelayanan publik secara gratis.

2. Menginvestasikan uang dari minyak


Qatar bukanlah tipe negara kaya minyak yang melakukan banyak pemborosan tanpa memikirkan masa depannya, terutama saat ini cadangan migasnya mulai menipis.

Negara ini banyak berinvestasi dari uang penjualan minyak. Pemerintah Qatar mendirikan Qatar Investment Authority (QIA), di mana investasinya disebar ke hampir seluruh negara di dunia.

Sejak dibentuk pada tahun 2005, QIA sukses melipatgandakan asetnya sebesar 335 miliar dollar AS dari seluruh portofolio investasinya di berbagai belahan dunia.

3. Negara mandiri

Qatar adalah salah satu negara di dunia yang relatif sangat mendiri. Bahkan saat diembargo, negara kecil di Teluk Arab itu kian mandiri, lepas dari ketergantungan negara-negara lain.

Embargo diterapkan empat negaranya yakni Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan United Arab Emirat. Mereka menuduh Qatar yang kaya gas, mendukung terorisme. Negara itu telah menyangkal dengan tegas.

Namun, di tengah embargo negara-negara Teluk itu, ekonomi Qatar malah tetap kokoh dan bahkan bisa lebih baik dibanding negara-negara Teluk lainnya.

Negara kaya dengan gas yang dulu sangat bergantung pada impor bahan makanan itu pun kini mulai mengandalkan pasokan bahan makanannya pada pertanian dalam negeri.

Rangking Economist Intelligence Unit menyebutkan, Qatar menempati posisi teratas di Timur Tengah dan peringkat ke-13 dunia untuk ketahanan pangan dalam Indeks Keamanan Pangan Global.

EMbe/ kompas.com


Tags: Biaya piala dunia qatarKenapa qatar kaya rayaPiala dunia qatarPiala dunia qatar 2022Qatar versus Saudi
166
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

10 bulan ago
30
Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

10 bulan ago
34
Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

1 tahun ago
139
Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

1 tahun ago
124
Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

1 tahun ago
69
Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

1 tahun ago
47
Next Post
Jawaban Disnatahorbun Bangkalan Soal Langkanya Pupuk Usai Didemo Ribuan Petani

Jawaban Disnatahorbun Bangkalan Soal Langkanya Pupuk Usai Didemo Ribuan Petani

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In