Penanews.id, BANGKALAN- Puskesmas Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura kedatangan tim dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), WHO, Unicef dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Kamis, 10 November 2022.
Kedatang mereka dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap program imunisasi terhadap bayi, balita dan anak. Sehingga Puskesmas di Bangkalan bisa tertib secara administrasi.
“Evaluasi ini dilakukan untuk menilai ketertiban administrasi dalam pelayanan imunisasi,” tutur Kepala Puskemas (Kapus) Arosbaya, Dr Anita. Minggu, 13 November 2022.
Dipilihnya Puskesmas Arosbaya menjadi satu-satunya tempat monitoring oleh Kemenkes, WHO dan Unicef karena
menjadi acuan seluruh puskemas di Bangkalan soal pelaksanaan imunisasi.
“sebelumnya kami sudah melakukan presentasi berkenan data umum terkait input fasilitas fisik dan ruangan, perlengkapan, SDM, pedoman imunisasi, ketersediaan vaksin dan logistik serta pelaporan,” Papar dia.
Selanjutnya, lanjut Anita, dari pihak
Kemenkes, unicef, dan WHO melakukan interview yang dilanjutkan dengan diskusi serta melakukan pemeriksaan gudang penyimpanan vaksin Serta kroscek data.
“Ketersediaan vaksin untuk kita Aman, tidak ada maslah,” terang dia
Dengan hadirnya rombongan dari Kemenkes itu, Anita berharap para otang tua tidak acuh, dan mau mengimunisasi buah hatinya hingga lengkap.
“Dengan adanya suport dari derasa binaan dari puskesmas Arosbaya dapat meningkatkan status nya menjadi UCI,” Pungkas dia
SAE








