• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Kantong Suara NasDem Usai Deklarasi Anies Capres

FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Kian Solid Dukung Anies Baswedan, Koalisi Perubahan Teken Piagam Kerjasama

Surya Paloh Bertemu AHY, Tegaskan Koalisi Perubahan Kian Solid




Penanews.id, JAKARTA – Partai NasDem telah secara resmi mengumumkan bakal mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) 2024.

Pengumuman yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh dengan mengundang Anies langsung itu dinilai bakal berpengaruh terhadap calon pemilih partai tersebut pada Pemilu Legislatif 2024 mendatang.


Salah satunya seperti yang telah dihitung pihak lembaga survei Saeful Mujani Research and Center (SMRC). Usai deklarasi mengusung Anies itu, SMRC mendapati Partai NasDem berpotensi kehilangan suara dari kantong pemilih di Wilayah Indonesia Timur.


Direktur Riset SMRC Deni Irvani memaparkan pada pemilu 2019, NasDem mendapat coattail effect atau efek ekor jas karena mengusung paslon Jokowi-Ma’ruf Amin.


Salah satunya, capaian suara NasDem di Indonesia bagian Timur dan luar Jawa meningkat sebesar 6 persen dari 7,5 persen di 2014 naik menjadi 13,2 persen di Pemilu 2019.

Dalam kasus Anies, hasil survei SMRC menemukan dukungan pada NasDem di Indonesia bagian Timur mengalami penurunan dari 10.8 persen (Mei 2021) menjadi 3,9 persen (Agustus 2022).

Khusus untuk dukungan pemilih nonmuslim di wilayah itu, suara NasDem juga turun dari 6,8 persen menjadi 2,5 persen pada periode yang sama.

Sementara, dukungan terhadap NasDem di provinsi berbasis pemilih muslim seperti Jawa Barat belum terlihat meningkat signifikan. SMRC menemukan dalam rentang 1,5 tahun pemilih muslim yang mendukung NasDem hanya meningkat 0,4 persen dari 3,3 menjadi 3,7 persen.


Deni menjelaskan dari hasil survei SMRC tersebut, isu NasDem mencalonkan Anies yang mencuat sebelum deklarasi kemarin punya dampak terhadap perubahan wajah pemilih partai tersebut.

“Suara NasDem di Indonesia Bagian Timur dan dari kelompok pemilih nonmuslim mengalami penurunan. Sementara hingga Agustus 2022 belum terlihat ada penguatan dukungan yang signifikan untuk NasDem dari Indonesia Bagian Barat dan kelompok pemilih muslim,” katanya.

NasDem Untung Momentum Calonkan Anies

Pengamat Politik Universitas Andalas Ilham Aldelano Azre menilai berbeda soal langkah NasDem.

Menurutnya, langkah cepat NasDem mendeklarasikan Anies sebagai bakal capres 2024 ini justru akan menciptakan efek ekor jas yang positif di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

“Saya rasa akan cenderung menguntungkan mereka daripada merugikan mereka ya, karena mereka dapat momentum sebenarnya, pemilih loyal Anies ini sebenarnya kan kebalikan dari pemilih Pak Jokowi. Antitesis pemilih Jokowi, itu yang dicoba oleh partai NasDem untuk meraup suara tersebut,” kata Ilham saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (6/10) malam.

Ilham juga menilai Anies dan NasDem memiliki hubungan yang telah berlangsung panjang di mana salah satunya saat mendeklarasikan gerakan Nasional Demokrat pada 2010 silam. Histori relasi itu, katanya, juga menjadi bekal bagi NasDem untuk mengambil keuntungan dari pencalonan Anies.

“[Anies] bisa dikapitalisasi NasDem, jadi NasDem ini adalah Anies Baswedan. Jadi momentumnya Anies dapat sama mereka hari ini, nggak ada partai lain yang bisa mengkapitalisasi pengaruh Anies [selain NasDem],” papar Ilham.


Senada, Pengamat Politik Universitas Padjajaran Idil Akbar melihat pencapresan Anies itu bisa berpengaruh terhadap pemilih muslim terhadap NasDem. Menurutnya, berdasar hitungan politik dan hasil survei belakangan ini, Anies bisa memberikan kontribusi itu kepada partai pengusungnya.

“Harus diakui pemilih terbesar di Indonesia itu mayoritas Muslim dan banyak juga dari mereka yang katakanlah melihat performance Anies. [Kelompok] itu yang mereka sasar sebagai target pemilih di Pemilu 2024,” ujar Idil.

Adapun terkait gejolak yang timbul di kalangan kader maupun potensi perubahan pemilih usai pendeklarasian Anies itu, ia melihatnya itu sudah menjadi bagian dari dinamika politik yang mungkin telah diperhitungkan DPP NasDem.

“Mereka paham betul, tetapi sejauh yang saya tangkap, pemilihnya masih belum ada gejolak signifikan atau gimana-gimana sampai mengganggu elektabilitas NasDem. Tentu ada perhitungan mereka juga, konsekuensi politik yang akan mereka dapatnya, insentif politik yang mereka dapatkan mungkin jauh lebih besar daripada konsekuensinya,” tegas Idil.

Ia pun mengingatkan ada faktor lain pada 2024 mendatang yang bisa berpengaruh pada suara partai, yakni mengenai cawapres pendamping Anies dan caleg yang maju di Pileg 2024.

Bukan tidak mungkin dua faktor itu akan menjadi penyelamat lumbung suara NasDem di kalangan pemilih non-Muslim.


EMbe/ CNN Indonesia






Tags: Anies Baswedan Capres NasdemAnies diperiksa KPKelektabilitas nasdemNasdem
65
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

7 bulan yang lalu
22
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

8 bulan yang lalu
37
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

8 bulan yang lalu
42
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

9 bulan yang lalu
26
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

1 tahun yang lalu
66
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

1 tahun yang lalu
48
Berikutnya
Penyebab Pintu Kanjuruhan Terkunci, Ada Perintah Penjaganya Meninggalkan Lokasi

Penyebab Pintu Kanjuruhan Terkunci, Ada Perintah Penjaganya Meninggalkan Lokasi

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.