
Penanews.id, BANGKALAN- “Jika ajal tiba, maka tidak bisa diundur atau dimajukan. Tak terkeculi Imam Syafi’i, Warga Desa Pakaan Dajah, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan.
Pria kelahiran 1970 ini wafat pada Jumat, 19 Agustus 2022. Ia disebut menghembuskan nafas terakhirnya saat menunggu penumpang di area kawasan pasar baru Kamal.
Baca Juga:
Diketahui almarhum Imam Syafi’i berprofesi sebagai sopir angkutan umum, jenis carry. Kabar wafatnya dia sempat viral dan beredar luas di media sosial melalui pesan suara Whatshaap (WA).
“Supir meninggal dunia saat duduk di sebelah pasar kamal, mungkin ada yang kenal, minta tolong beritahu kepada kuarganya, kasihan,” terang pesan suara itu sembari menyertakan foto dan identits almarhum.
Kapolsek Kamal, AKP Andi Bahtera membenarkan adanya seorang supir yang meninggal di dekat pasar baru Kamal.
“Dia meninggal dunia saat menunggu penumpang,” terang dia kepada Penanews.id.
Sebelum meninggal dunia, Imam Syafii, kata Andi, sempat mengeluh sakit kepala kepada teman sesama sopir yang berada di sampingnya.
“Tidak lama dari itu imam langsung muntah dan meninggal dunia,” papar dia.
Melihat hal itu, Abdul Malik selaku temen Almarhum, lanjut Andi, langsung melaporkan hal tersebut terhadap pihak kepolisian.
“Atas laporan itu kami langsung datangi tkp dan membawa korban ke Puskesmas terdepat,” tutup dia.
SAE







