• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 12 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

Alasan MUI ‘Protes’ Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet

  • Minggu, 14 Agustus 2022 13:09
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

JIAD Kritik MUI Soal Imbauan Tak Ucapkan Salam Semua Agama

MUI Jatim: Hindari Pengucapan Salam Semua Agama


Penanews.id, JATIM – Lagu ‘Joko Tingkir Ngombe Dawet’ tengah diprotes sejumlah pihak. Mereka tak terima nama besar Joko Tingkir diparodikan dalam lagu dangdut koplo.

Menanggapi hal ini, MUI Jatim turut buka suara dan menyebut Joko Tingkir bukan hanya sebuah legenda nama, tetapi merupakan sosok ulama.

Ketua Komisi Fatwa MUI Jatim, KH Makruf Khozin menyebut, sosok Joko Tingkir merupakan ulama dari tanah Jawa. Pihaknya menyarankan pencipta lagu untuk mengalah dan mencari sajak alternatif lain.

“Selama ini orang-orang menganggap Joko Tingkir di film dan memegang pedang, lebih dari itu, Joko Tingkir sosok seorang ulama. Jadi tetap kemuliaan ya dijaga, dan bisa dijaga dengan mengganti redaksi kata yang lain,” kata ulama yang akrab disapa Kiai Makruf.

“Lebih baik mengalah saja, cari padanan kata yang tidak harus Joko Tingkir. Sisi positifnya kita tahu, Joko Tingkir salah satu ulama di tanah Jawa ini,” imbuhnya.

Menurut Kiai Makruf, hal yang wajar saat para ulama memprotes soal lirik Joko Tingkir.

“Kebetulan saya juga kalau di mobil nyetir sering dengar itu, liriknya ‘Joko Tingkir Ngombe Dawet’. Jadi saya anggap wajar ketika sosok Gus Muwafiq dan ulama lain keberatan,” tambahnya.

Ia berharap, dengan kejadian ini, bisa menjadi pelajaran bagi banyak seniman untuk mempertimbangkan sajak khususnya yang menyangkut nama orang.

“Sebenarnya yang dikehendaki itu kan adalah sajaknya, dia ingin bersajak, Joko Tingkir ojok mikir (Jangan berfikir). Dia ingin bersajak, melantun, cuma sayangnya Joko Tingkir itu bukan hanya sebuah legenda nama, tapi seorang ulama,” katanya.

Sebelumnya, lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet yang tengah ramai didendangkan masyarakat, dianggap merendahkan sosok Joko Tingkir. Diketahui, Joko Tingkir merupakan sosok ulama besar.

Ia disebut sebagai guru para ulama di Nusantara. Selain itu, Joko Tingkir merupakan salah satu murid dari Raden Said alias Sunan Kalijaga.

Protes ini disampaikan para warga, kiai hingga tokoh di Lamongan. Mereka mengaku keberatan dengan lagu ‘Joko Tingkir Ngombe Dawet’. Mereka tak terima nama besar Joko Tingkir diparodikan.

EMbe/detik.com

Tags: Joko tingkir ngombe dawetJoko tingkir ulamaMUI Jatim
303
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

9 bulan yang lalu
129
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

9 bulan yang lalu
108
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

9 bulan yang lalu
70
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

9 bulan yang lalu
52
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

10 bulan yang lalu
55
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

11 bulan yang lalu
111
Berikutnya
Cara PDIP Mendidik Kepala Daerah

Cara PDIP Mendidik Kepala Daerah

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.