
Penanews.id, GRESIK – Partai NasDem Gresik menegur dua kadernya karena terlibat langsung dalam ritual seorang pria menikahi kambing di Pesanggrahan Kramat Ki Ageng, Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng.
Keduanya, yakni Nurhudi Didin Arianto dan Moh Nasir. Dia anggota DPRD Gresik.
Sehari sebelum ritual itu, Nurhudi mengundang koleganya karena akan ngunduh mantu di padepokannya yang ternyata pernikahan manusia dengan kambing.
Dilansir suara.com, Sekretaris NasDem Gresik, Ainul Fuad mengatakan telah menegur anggotanya itu dan meminta persoalan serupa tak boleh lagi terulang.
“Kami tahu dari media, langsung kami menggelar rapat kecil. Juga sudah memanggil yang bersangkutan untuk diklarifikasi. Itu hanya sebatas konten,” katanya.
Terkait dengan sanksi, ungkap Fuad menyerahkan hasil klarifikasi kepada DPW untuk diteruskan kepada DPP. Sebab, di Nasdem, lembaga untuk mengadili anggota hanya Mahkamah Partai yang ada di DPP.
“Kami tidak berwenang menjatuhkan sanksi. Kami serahkan kepada keputusan Mahkamah Partai nanti seperti apa. Hasil ini kita teruskan ke DPW,” imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Nurhudi menyatakan permintaan maaf karena dia telah membuat kegaduhan. Dia pun beralasan, bahwa ritual menikahi kambing itu hanya sebatas konten.
“Kami mohon maaf, saya secara pribadi kepada seluruh masyarakat juga kepada NU, Muhammadiyah, Kemenag, MUI dan seluruh masyarakat Indonesia. Demi Allah saya tak punya niat macam-macam,” terangnya.
Terkait adanya pemanggilan MUI, Nurhudi siap datang mengklarifikasi. Saat ini, dia hanya bisa pasrah dan menghadapi permasalahan ini. Dia mengaku salah.
“Apapun saya salah, tak ada niat menistakan agama. Konten yang dibuat ini memang viral, walaupun mahal tebusannya,” ucapnya dilansir suara.com.
EMbe







