
Penanews.id, BANGKALAN- Komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan mendukung pemakaian absensi elektronik di semua sekolah negeri tingkat dasar dan menengah.
Anggota Komisi ini, H Subaidi meyakini absensi sistem Fingerprint, apalagi terhubung langsung ke aplikasi Data Pokok Pendidikan atau Dapodik, akan sangat efektif mencegah guru bolos mengajar.
Namun, kata Subaidi, komisinya akan mengawasi kebijakan yang akan diberlakukan mulai april 2022. Khususnya yang terkait dengan pengadaan alat Fingerprint yang dipasrahkan sepenuhnya ke sekolah.
“Saya ingatkan tidak main-main dengan pengadaan fiingerprint,” Jelas dia. Selasa 29 Maret 2022.
Menurut Subaidi, semua sekolah harus dipastikan membeli Fingerprint yang dapat terhubung dengan aplikasi dapodik.
“Walapun harganya tidak terlalu mahal yang penting absen itu bisa terhubung ke pusat,” kata dia
“Saya tegaskan jangan ada main mata dalam pengadaan Fingerprint,” Katanya menambahkan.
SAE







