• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 31 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Anggota Komisi VIII, Ali Ridho : Menag, Urusan Haji Lebih Penting Dari Pada Toa

  • Kamis, 3 Maret 2022 06:07
FacebookTwitterWhatsApp
Anggota DPR RI Komisi VIII, Habib Mohammad Ali Ridho

Penanews.id- Anggota Komisi VIII DPR RI, Habib Muhammad Ali Ridho mengatakan tidak masalah dengan adanya surat edaran (SE) Kemenag soal pengaturan volume pengeras suara (toa).

Kendati demikian, SE tersebut kata Ali Ridho penerapannya tidak boleh dipukul rata, karena daerah satu dengan yang lain tidak sama kondisinya.

Baca Juga:

Pemilu 2024 Hanya Coblos Partai, Banyak Partai di DPR Pesimistis

DPR Batalkan Tender 43 Miliar Untuk Pengadaan Gorden Rumah Dinas

“Ada daerah tertentu diluar jawa jarak satu rumah dengan rumah lain berjauhan. Jadi tidak bisa disama ratakan,” kata dia kepada wartawan usai kegiatan penyaluran bansos di Kecamatan Bangkalan. Rabu, 2 Maret 2022.

Ali Ridho tak segan menyinggung Kemenag tentang persoalan haji yang tak kunjung menemukan titik terang. Kata dia, persoalan haji jauh lebih penting dari pada ngurusi volume pengeras suara masjid atau mushalla.

“Menteri agama itu banyak urusan yang lebih penting dari pada ngurusin tua masjid. Itu urusan haji, itu lebih penting, kayak gak ada kerjaaan aja,” ujar dia.

Komisi VIII, lanjut dia, telah bersepakat akan memanggil Menteri Agama, Yaqut Cholil Qaumas, untuk meminta penjelasan soal statemennya terkait narasi suara adzan dan gonggongan anjing. Ali Ridho mengecam keras statemen Menag tersebut.

“Kalau itu dinafikan, menteri tidak mengatakan begitu, statemennya jelas berentet kalimatnya bicara volume adan dan gonggongan anjing, Itu saya protes keras,” tegas dia.

Soal pemanggilan Kemenag, Komisi VIII kata politisi Partai Golkar mengagendakan paska sidang reses. Kebetulan, lanjut dia, saat ini Anggota masih dalam tahap jaring aspirasi.

“Setelah masa sidang kita akan panggil,” tutup legislator asal daerah pilihan (Dapil) Madura itu.

Abdi

Tags: DPR RI
280
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

6 bulan yang lalu
21
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

6 bulan yang lalu
34
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

7 bulan yang lalu
37
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

7 bulan yang lalu
23
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

1 tahun yang lalu
59
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

1 tahun yang lalu
45
Berikutnya
Cerita Calon Kades di Madura Dibacok dan Tewas Dipelukan Istrinya

Cerita Calon Kades di Madura Dibacok dan Tewas Dipelukan Istrinya

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.