
penanews.id, SAMPANG – Di tengah bergulirnya sengketa lahan SDN Jatra Timur 1 Kecamatan Banyuates, kabupaten Sampang, Kuasa ahli waris, Budiyanto BC.Ku merasa telah disabotase oleh dinas pendidikan.
Sebab itulah, ahli waris ancang-ancang akan menempuh upaya hukum. Ditambah ada dugaan fitnah juga pengancaman kepada salah satu ahli waris lahan yaitu Siti Hotijah dan suaminya pada Senin (14/02/2022).
Menurut Budi, sabotase yang ia maksud adalah upaya memaksa ahli waris secara sepihak untuk di giring ke Kab. Sampang yang disinyalir menuju kantor Diknas dan kantor Aset Daerah untuk di ambil keterangannya tanpa sepengetahuan kuasa ahli waris.
Adapun fitnah, kata dia, dengan menyebut bahwa suami salah satu ahli waris turut serta dalam pemancangan spanduk pengumuman yang di pasang di area SDN Jatra Timur 1.
Tak hanya fitnah, Pengancaman terhadap salah satu ahli waris akan memberikan sanksi atas keterlibatan nya dalam pemancangan spanduk pengumuman.
“Dari 3 fakta hukum tersebut sudah cukup kuat untuk menyeret Kepala Sekolah dan guru di sekolah tersebut untuk melaporkan secara pidana, tunggu saja,” Katanya kepada awak media, Selasa (15/2/2022).
Sementara itu, kepala dinas pendidikan kabupaten Sampang, Edi Subinto membenarkan telah memanggil koordinator bidang pendidikan kecamatan (korbiddikcam) dan beberapa pihak dari sekolah tersebut untuk dimintai keterangan perihal kejadian yang ada di SDN Jatra Timur 1.
“Maaf, yg dipanggil kemarin korbiddikcam bersama pihak sekolah dalam rangka konfirmasi terkait kejadian yang ada di SDN Jatra Timur I,” Ucapnya.
Tak tahu menahu, Bambang Indra Selaku Kabid Pengelolaan Aset pada Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah kabupaten Sampang (BPPKAD) mengatakan, bahwa pihaknya pihaknya tidak tahu kalau ada koordinasi antara internal disdik.
“Pertemuan dimana (saya tidak tahu),” Ujarnya.
Lebih lanjut Bambang mengatakan bahwa pemerintah kabupaten (Pemkab) Sampang berencana akan memanggil para terkait untuk berkoordinasi.
“Kamis 17 peb 2022 akan ada, rakor mengundang para ahli waris nya, di aula pemkab,” Tuturnya.
Sampai berita ini diterbitkan, Yayuk Asyari selaku kepala sekolah SDN Jatra Timur 1 tidak ada tanggapan saat dihubungi melalui telepon selulernya.
YON







