
Penanews.id, JAKARTA – Seorang wanita curhat di media sosial setelah tak lolos tes Calon Aparatur Sipil Negara atau CASN padahal nilainya tinggi.
Curhatannya pun viral karena dia tidak lolos karena alasan fisik. Panitia menganggap payudara dinilai terlalu besar dan tidak sebanding dengan bentuk kakinya.
Tak ayal curhat akun bernama Dwiki Andoyoini mengundang kontroversi dan ragam komentar.
Dilansir suara.com, Si pelamar ini akhirnya berusaha mengetahui penyebab mengenai ketidaklulusannya dengan mengajukan sanggahan.
Betapa terkejutnya dia ketika mendapatkan jawaban sanggahan yang mengungkapkan jika dia tidak lulus karena hasil kesehatan umum yakni kelainan payudara yang terlalu besar untuk ukuran kakinya.
Atas bentuk payudara dan kaki tersebut dia tidak lulus CASN.
Netizen pun akhirnya penasaran itu, apa formasi CASN kedinasannya. Namun tidak sedikit netizen kemudian riuh mempertanyakan tes dengan otak pinter, namun kemudian bentuk tubuh menentukan kelulusan.
Menanggapi itu Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS Mardani Ali Sera memandang duduk persoalam harus dijelaskan detail.
Menurut dia, permasalahan harus lebih dulu dijelaskan menyeluruh. Setelah jelas, baru kemudiam dilakukam investigasi.
“Info dari medsos menarik tapi prinsip 5W dan 1H perlu dijalankan. Jika sudah jelas baru perlu investigasi lanjutan,” kata Mardani kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).
Mardani mengatakan semua warga negara memiliki hak yang sama sesuai konstitusi. Tanpa memandang bentuk fisik, lanjut Mardani kedudukan warga negara dalam hukum dan pemerintahan adalah sama.
Karena itu ia meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi terkait pelaksanaan tes CASN itu turut buka suara atas cerita yang disorot publik.
EMbe
