• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 5 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Pukulan 2,5 Kancing: Metode Penyiksaan Penghuni Baru Karangkeng Bupati Langkat

  • Senin, 31 Januari 2022 12:40
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

10 Anggota TNI jadi Tersangka Kasus ‘Karangkeng Manusia’ di Langkat

Ketakutan! Korban ‘Kerangkeng Manusia’ Eks Bupati Langkat akan Dijaga Polisi Militer


Penanews.id, JAKARTA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan dugaan adanya tindak kekerasan yang dialami oleh penghuni kerangkeng Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin. Salah satunya adalah pukulan 2,5 kancing.

“Kalau pukulan 2,5 kancing yang diperintahkan, maka yang dipukul bagian tertentu,” kata Anggota Komnas HAM, Choirul Anam dilansir tempo.co, Ahad, 30 Januari 2022.

Ditelusuri dari beberapa sumber, pukulan 2,5 kancing merujuk pada pukul ke ulu hati. Menurut Anam, kekerasan yang terjadi tidak hanya menggunakan tangan kosong, tapi juga memakai alat.

“Kami menemukan pola kekerasan, siapa yang melakukan dan cara melakukannya termasuk alatnya,” kata dia.

Anam mengatakan menemukan banyak kesaksian soal terjadinya kekerasan tersebut. Dia mengatakan kekerasan umumnya terjadi pada penghuni baru.

Kekerasan diduga terjadi sampai satu bulan setelah penghuni pertama kali masuk. Ada istilah masa orientasi bagi penghuni baru kerangkeng tersebut.

“Apakah hanya dengan tangan kosong? Tidak, ada yang menggunakan alat,” kata dia.

Anam belum mau menjelaskan alat yang digunakan. Dia mengatakan terduga pelaku kekerasan adalah sesama penghuni dan orang di luar penghuni.

Menurut Anam, Komnas menduga kekerasan-kekerasan inilah yang menjadi penyebab sejumlah korban tewas. Komnas menemukan ada lebih dari satu penghuni yang tewas dalam kerangkeng tersebut.

Dia mengatakan Komnas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendapatkan informasi yang lebih utuh.

Anam mengatakan Komnas HAM meminta kepolisian untuk mengusut peristiwa kekerasan di kerangkeng Bupati Langkat yang menimbulkan korban jiwa ini.

Dia meminta polisi untuk menjamin perlindungan saksi dan korban selama masa penyelidikan, hingga penyidikan. Jaminan keamanan korban dan saksi, kata dia, penting agar kasus ini bisa diselesaikan.

“Kami yakin kalau banyak yang bicara kami bisa menemukan korban yang lebih banyak,” kata dia.

EMbe

Tags: Karangkeng Bupati langkatKarangkeng manusiaPenyiksaan Karangkeng bupati langkat
73
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

4 bulan yang lalu
14
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

4 bulan yang lalu
34
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

5 bulan yang lalu
33
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

5 bulan yang lalu
22
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

10 bulan yang lalu
54
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

11 bulan yang lalu
38
Berikutnya
Anggota Brimob Tembak Warga, Keluarga Membalas Bakar Rumahnya

Anggota Brimob Tembak Warga, Keluarga Membalas Bakar Rumahnya

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.