• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 18 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Sampang

Pemkab Telah Siap, Kini Pemprov Jatim Seolah Acuh Soal Pemulangan Mantan Pengikut Syiah

  • Jumat, 14 Januari 2022 15:55
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Mantan Pengikut Syiah Dipulangkan ke Sampang

Gus Yaqut Soal Hak Beragama Minoritas Syiah dan Ahmadiyah



Penanews.id, SAMPANG – Bupati Sampang H Slamet Junaidi menyatakan, pihaknya telah siap memfasilitasi pemulangan bagi mantan pengikut ajaran Syiah yang hendak kembali ke kampung halamannya di Desa Karang Gayam, dan Desa Karang Penang, Sampang.

Namun hingga saat ini proses pemulangan mantan pengikut Syiah yang kini diungsikan di Rusunawa, Jemondo, Sidoarjo, itu masih menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Soal penanganan penjemputan mantan pengikut Syiah ini sudah On Progres, tapi kita lagi nunggu hasil komunikasi dengan Gubernur Jatim untuk menyusun dan merumuskan konsep penjemputannya seperti apa,” ucap Slamet Junaidi ditemui usai meresmikan Gedung Wicaksana Laghawa Mapolres Sampang, Jumat (14/1/2022).

Berdasarkan informasi, jadwal penjemputan warga Sampang yang menjadi korban konflik SARA tersebut direncanakan pada Januari minggu kedua. Namun hingga kini kabar kepastian penjemputan belum ada kejelasan.

Padahal, seluruh jajaran di tingkat bawah mulai dari tim 5 yakni tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, hingga ulama, telah siap menerima kepulangan mereka ke kampung halaman.

Menurut Haji Idi sapaan akrab Slamet Junaidi, pemerintah daerah sudah memiliki konsep matang dalam rencana penjemputan. Nantinya, perwakilan warga Sampang akan menjemput mantan pengikut Syiah ke Sidoarjo.

Dalam proses pemulangan itu akan mampir di Pendopo Trunojoyo Jalan Wijaya Kusuma, Sampang. Total tahap I proses pemulangan ini akan diikuti sebanyak 26 KK 104 jiwa.

“Ini harus ada rapat bersama antara unsur pimpinan daerah dengan pemerintah provinsi, tapi sampai saat ini kita belum diundang lagi untuk merumuskan proses penjemputan, agenda awal memang paling lambat tanggal 20 Januari,” kata dia.

Secara tegas, Haji Idi menyatakan jika Pemprov Jatim belum juga merespon keinginan ini, maka pemerintah daerah akan tetap memulangkan mantan pengikut Syiah ke Sampang.

Mengingat, ratusan jiwa warga Sampang yang menjadi korban konflik sosial itu juga menjadi tugas dan kewenangan bersama.

“Kalau kita hanya nunggu terus kapan terealisasinya, kita tetap memulangkan mereka karena yang tau situasi dan kondisi dibawah iya kita,” ujarnya.

Pemkab Sampang tak hanya siap memfasilitasi tentang pemulangan, mereka juga diusulkan kepada Pemprov Jatim menerima bantuan program pembangunan rumah layak huni (RLH).

Kemudian, minimal setiap kepala keluarga (KK) diusulkan mendapat pekerjaan di industri pabrik demi membantu kebutuhan ekonomi sehari-hari.

“Tentu jika pihak provinsi masih ada tarik ulur, kami akan ambil alih seluruhnya mulai dari proses pemulangan bahkan siap memakai dana pribadi,” tegas Slamet Junaidi.

“Ini bukan menjadi tanggungjawab daerah saja, melainkan provinsi karena Sampang masih bagian dari Jawa Timur sebagai bentuk koordinasi pemerintah tingkat II ke tingkat I,” imbuhnya.

Seperti diketahui, konflik antara Syiah dan Sunni telah berakhir damai, setelah semua pengikut Syiah berbaiat untuk kembali memeluk ajaran sunni Ahlusunnah wal Jamaah pada November 2020.

Konflik bernuansa SARA di Sampang itu terjadi pada tahun 2012 hingga akhirnya pada 20 Juni 2013 para korban ini diungsikan di Rusunawa, Jemondo, Sidoarjo, Jawa Timur. (Har)

Tags: konflik Syiah SampangPemulangan syiah sampangsyiah sampang
30
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

5 bulan yang lalu
61
Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

5 bulan yang lalu
21
Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

5 bulan yang lalu
54
Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

5 bulan yang lalu
219
IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

6 bulan yang lalu
125
Temui Pendemo Soal Pilkades, Wabup Sampang: Banyak Berdoa Saja Kepada Allah SWT

Temui Pendemo Soal Pilkades, Wabup Sampang: Banyak Berdoa Saja Kepada Allah SWT

6 bulan yang lalu
118
Berikutnya
Kisah Siswa di Bangkalan 10 Tahun Numpang Toilet hingga Kepala Sekolah Ketiban Plafon

Kisah Siswa di Bangkalan 10 Tahun Numpang Toilet hingga Kepala Sekolah Ketiban Plafon

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.