
Penanews.id, PAMEKASAN – Banyak guru PNS di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menjadi penjabat kepala desa atau Pj Kades.
Dilansir koranmadura.com, hingga saat ini ada 7 guru berstatus ASN yang menjadi Pj. Mereka tersebar di sejumlah kecamatan yaitu Kecamatan Proppo, Kecamatan Pademawu, Kecamatan Waru dan Pagantenan.
Banyaknya posisi kades diisi Pj ini akibat ditundanya pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 74 desa hingga April 2022.
Menanggapi fakta ini, Sekretaris Daerah ( Sekda) Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono memastikan guru jadi Pj kades sama sekali tak menyalahi aturan.
Menurut dia, guru yang sehari-hari bergelut dengan bidang administrasi diyakini mampu menjalankan pemerintahan desa dan membuat suasana di bawah tetap kondusif.
“Para guru itu juga sudah membuat surat pernyataan sanggup, etelah itu baru keluar SK bupati,” kata Totok, Selasa, 4 Januari 2021.
Totok meminta para guru yang menjabat Pj untuk mengatur waktu dengan baik. Sehingga masyarakatnya dan peserta didiknya bisa terlayani dengan baik.
“Nanti kalau ada pengaduan dari masyarakat, kita akan evaluasi,” paparnya.
EMbe







