Penanews.id, SAMPANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Kabupaten Sampang menyatakan, pertanian tembakau di wilayahnya pada akhir tahun 2021 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan Kabid Perkebunan Disperta-KP Sampang Nurul Hayati.
“Produksi tembakau rakyat meningkat signifikan dua kali lipat dibanding tahun 2020,” ucap Nurul, Senin (29/11/2021).
Berdasarkan data Disperta-KP Sampang, realisasi tanam tembakau tahun ini 4.223 hektar, hasil produksinya mencapai 3.410 ton. Sedangkan, realisasi tanam tahun 2020 sebanyak 3.156 hektar dan hasil produksinya 1.922 ton.
Nurul menjelaskan, faktor yang paling berpengaruh meningkatkatnya produksi tembakau merupakan semangat dari petani untuk menanam tembakau yang dianggap sebagai komoditi yang menjanjikan. Antusias petani Sampang musim tanam tahun ini meningkat setelah kondisi pandemi COVID-19 dinilai mereda.
“Karena tahun lalu merebaknya dilanda pandemi berdampak terhadap harga jual tembakau yang tidak sesuai dengan biaya produksi alias merosot, tapi sekarang beranjak normal,” kata dia.
Menurutnya, pertanian tembakau tahun ini dipastikan tidak ada gagal panen. Meski pada awal musim bulan Mei – Juni 2021 sejumlah tanaman tembakau mengalami rusak lantaran cuaca hujan yang tidak menentu.
“Kondisi tanaman tembakau yang rusak masih usia muda, sehingga petani memilih menanam lagi,” tandas dia.
Har








