• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 11 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

25 Desa Masuk Kategori Kemiskinan Esktrim, Pemkab Bangkalan Luncurkan Aplikasi ‘Sidaya Sehati’

  • Rabu, 24 November 2021 02:38
FacebookTwitterWhatsApp
Ra Latif terlihat mengecek aplikasi pendataan masyarakat miskin

Penanews.id, BANGKALAN- Terdapat 25 desa tersebar di 5 Kecamatan di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur masuk kategori kemiskinan ekstrim.

Kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) berupaya mendata siapa saja warga setiap desa yang tergolong miskim ekstrim di 5 kecamatan itu.

Baca Juga:

H. Her Berencana Buka Usaha di Bangkalan, Bupati Terpilih: Bangkalan Sangat Terbuka

Khidmatnya Rutinan MDS Rijalul Ansor di Pesantren Darul Hasan Lajing

Tak tanggung, pendataan ini menggunakan aplikasi dengan nama “Sidaya Sehati” (Sistem data dan layanan sejahtera bersama bupati).

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengatakan, Aplikasi Sidaya Sehati tujuannya untuk mendata masyarakat miskin, khususnya yang masuk kemiskinan ekstrim.

“Mudah mudahan pendataan semakin valid sesuai realita di lapangan, dan kedepan akan terus di evalusi,” kata dia kepada Penanews.id. Selasa, 23 Nopember 2021 usai lonching aplikasi Sidaya Sehati, di Balai Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega.

Ra Latif sapaan lekatnya mengungkapkan, pendataan masyarakat miskin kali ini ingin memastikan apakah keluarga penerima mnfaat (KPM) bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos), Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemkab benar layak atau tidak.

“Sehingga tidak ada pendataan yang dianggap tidak tepat sasaran, ” tegas dia.

Menurut Ra Latif, Launching aplikasi Sidaya Sehati menghadirkan para pimpinan Muspika dari 5 Kecamatan yang didalamnya terdapat desa kategori kemiskinan ekstrim.

“Nantinya pak camat, kapolsek, dan Danramil serta tokoh desa ikut mengawasi juga dalam pendataan ini. Kalau ada warga yang belum tercaver bisa dimasukan,” ujar dia.

Ra Latif tidak merinci apa saja indikator sehingga 25 desa di 5 kecamatan tersebut masuk kategori kemiskinan ektrim. Ra Latif hanya bilang, data tersebut bersumber dari Badan Pusat statistik (BPS).

“BPS mendata bahwasanya 5 kecamatan ini warga kategori miskin ekstrim luar biasa bnayak, tapi setelah kita data tidak sebanyak itu,” terang dia.

Kedepan, Ra Latif berharap lembaga yang diberikan kewenangan untuk mendata masyarakat miskin agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pemkab. Sehingga data yang dihasilkan sesuai dengan fakta di lapangan.

“Pemkab akan bekerjasama dengan camat dan kades, sehingga data ini sesuai dengan kenyataan dibawah, ” tegas dia.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan, Wibagio Hartanta mengatakan, pengadaan aplikasi Sidaya Sehati anggarannya bersumber dari APBD Bangkalan tahun 2021.

Untuk pendataan di lapangan, Wibagio menegaskan tidak ada anggaran, karena masih terbentur dengan pandemi Covid 19. “Kita pendataan dilapangan tanpa naggaran, kita jalan sesuai panggilan hati untuk perbaikan kedepan, ” dalih dia.

Abdi

Tags: 25 Desa masuk kategori kemiskinan EsktrimAplikasi sidaya sehatiBangkalanBupati BangkalanDpmd kabupaten BangkalanKemiskinan EsktrimRa Latif Amin ImronSidaya sehati
74
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

3 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

3 bulan yang lalu
86
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

5 bulan yang lalu
24
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

5 bulan yang lalu
56
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

5 bulan yang lalu
24
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

5 bulan yang lalu
29
Berikutnya
Tebang Pohon, Warga Sampang Tersengat Listrik

Tebang Pohon, Warga Sampang Tersengat Listrik

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.