Penanews.id, BANGKALAN- Aksi Muhyi, Warga Kelurahan Pajagan, Kota Bangkalan, Madura patut diacungi jempol. Ia rela memanjat tugu monomen salah satu icon Bangkalan demi menghapus vandalisme.
Padahal, lokasi vandalisme dengan tulisan “WES” dari bahan chat itu tidak begitu jauh dari Pendopo Agung, yani rumah dinas Bupati, tepatnya tugu itu berada disebelah utara Alun- Alun Kota Bangkalan.
Kepada Penanews.id Muhyi mengatakan, dirinya tergerak untuk membersihkan vandalisme tersebut.. Sebab, lanjut dia, tugu itu adalah salah satu icon kota dzikir dan solawat.
“Ini perlu tindakan cepat, mengingat monumen itu termasuk salah satu ikon Bangkalan,” ujar dia. Minggu, 19 September 2021.
Pengakuan Muhyi, jauh hari dari aksi membersihkan tulisan itu dirinya sudah memposting adanya vandalisme tersebut melalui media sosial twiter.
Dalam postingan itu, Muhyi sangat menyayangkan tindakan tersebut. Ia juga mengetagg sejumlah instansi terkait seperti akun Kominfo dan Satpol PP Bangkalan.
Namun selama 5 hari ini, pihak tersebut tak kunjung merespon.
“Daripada nunggu tindakan pihak terkait yang belum tahu kapan ditindaklanjuti, jadi saya bersihkan sendiri aja karena monumen ini termasuk ikon Bangkalan,” tegas dia.
Muhyi berujar, jika apa yang disampaikan tak dapat tanggapan hingga hari Minggu (19/9) ini, Ia sebelumnya sudah berjanji akan memberishkan sendiri.
“Kedepan saya berharap hal serupa tidak terulang lagi dan pemerintah bisa memberi respon cepat atas aksi-aksi vandalisme yang lain,” tutup dia.
Abdi



