• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 24 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Sampang

Sound Pendemo Mati, Tuntutan Mahasiswa Tak Direstui

  • Rabu, 1 September 2021 19:31
FacebookTwitterWhatsApp
Mahasiswa saat berorasi di depan kantor DPRD menolak Pilkades 2025

Penanews.id, SAMPANG – Aksi demo mahasiswa di depan kantor DPRD Sampang Jalan Wijaya Kusuma pada Rabu (1/9/2021) siang, menjadi sorot perhatian bahkan tak akan pernah dilupakan.

Pasalnya, peristiwa sound sistem pengeras suara yang dibawa pendemo tiba-tiba mati sebelum massa aksi berorasi di depan gedung DPRD.

Baca Juga:

Pilkada Sampang, Klebun Wid Minta Timses Tenang: Kita Ratakan Kemenangan MANDAT

Peringati Hari KORPRI ke 52, Bupati dan Wabup Sampang Sampaikan Permintaan Maaf

Tak mau kehabisan akal, pendemo tetap berorasi menyampaikan tuntutannya menggunakan perangkat megafon.

Sesekali mahasiswa lainnya tengah sibuk memperbaiki gendset untuk menghasilkan energi agar sound sistem tak ngadat.

Diketahui, aksi demo mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Sampang menolak keputusan bupati tentang pelaksanaan Pilkades serentak yang akan digelar tahun 2025 mendatang.

“Kami kesini untuk mendukung DPRD agar kembali ke porosnya, karena legislatif sudah lepas tangan mengontrol kebijakan bupati,” teriak salah satu mahasiswa diatas kendaraan pengeras suara.

Sementara itu Korlap Aksi Iswanto menjelaskan, tuntutannya meminta DPRD merubah pembentukan Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang pedoman pencalonan pengangkatan pelantikan dan pemberhentian kepala desa agar Pilkades serentak dilaksanakan tahun 2022 atau 2023.

“Setidaknya DPRD harus menggunakan hak dan fungsinya secara kelembagaan untuk mempertanyakan keputusan itu yang telah merongrong demokrasi di Sampang,” ucapnya.

Dari beberapa kali orasi tuntutan mahasiswa ini ternyata tidak dipenuhi. Massa aksi mendesak DPRD menandatangani kesepakatan bersama tentang penundaan Pilkades serentak tahun 2025.

Ketua DPRD Sampang Fadol didampingi sejumlah pimpinan DPRD menemui pendemo. Terlihat diantaranya Wakil Ketua II Rudi Kurniawan, Wakil Ketua III Fauzan Adima, Ketua Komisi I Nasafi, dan Wakil Ketua Komisi I Ubaidillah.

Kata Fadol, segala bentuk tuntutan mahasiswa akan dibahas bersama di internal DPRD. Maka itu dirinya meminta pendemo menyampaikan tuntutan secara tertulis.

“Silahkan sampaikan tertulis nanti kepada kami disertakan nama dan nomor yang bisa dihubungi untuk mengetahui kelanjutannya,” ujar dia.

Disisi lain, Wakil Ketua Komisi I Ubaidillah menerangkan proses sistem pembuatan peraturan maupun tahapan konsultasi kepada Kemendagri mengenai Pilkades di Sampang hingga melahirkan keputusan bupati.

“”Yang jelas Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 menyatakan bahwa Pilkades dilaksanakan secara serentak atau dapat bergelombang, karena Sampang sudah melaksanakan sistem bergelombang ditahun-tahun sebelumnya, maka saat ini Sampang memutuskan untuk melaksanakan Pilkades serentak tahun 2025, interval waktu ini disesuaikan dengan masa jabatan terakhir Kades di Sampang yakni Januari tahun 2026,” terang Ubaidillah.

Ubaidillah menegaskan, pihaknya hanya mempunyai kewenangan atensi yang dilakukan di daerah sesuai regulasi yang diberikan pemerintah pusat sehingga mengeluarkan aturan kebijakan daerah.

“Mengenai UU Nomor 23 tahun 2014 tentang otonomi daerah, itu bukan kemudian ujuk-ujuk sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah daerah tapi ada bagian-bagian desentralisasi yang kemudian dipilah kewenangannya,” tandasnya.

Har

Tags: Bupati SampangDemonstrasiMahasiswa gelar demonstrasiMahasiswa SampangMahasiswa tolak Pilkades 2025Pilkades serentakPilkades serentak 2025SampangSound pendemo mati
209
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

5 bulan yang lalu
61
Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

5 bulan yang lalu
22
Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

5 bulan yang lalu
54
Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

6 bulan yang lalu
219
IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

6 bulan yang lalu
125
Temui Pendemo Soal Pilkades, Wabup Sampang: Banyak Berdoa Saja Kepada Allah SWT

Temui Pendemo Soal Pilkades, Wabup Sampang: Banyak Berdoa Saja Kepada Allah SWT

6 bulan yang lalu
118
Berikutnya
Bupati Sampang Sidak Kebersihan Kantor DLH: Temukan Toilet Tak Terurus

Bupati Sampang Sidak Kebersihan Kantor DLH: Temukan Toilet Tak Terurus

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.