• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 6 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Gaji insinyur Indonesia sudah standar dunia

  • Selasa, 8 Juni 2021 22:19
FacebookTwitterWhatsApp
ketua persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto.

Penanews.id, Jakarta – Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Heru Dewanto, mengatakan standar gaji insinyur di Indonesia sudah setara dengan insinyur asing, berdasarkan standar kompetensi skala internasional.

“Gaji para insinyur tanah air yang setara dengan asing telah membawa lembaga akreditasi prodi teknik nasional, yakni Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) kini setara lembaga akreditasi dunia” ujar Heru Dewanto di Jakarta.

Baca Juga:

. . .

Heru menambahkan, penciptaan SDM unggul insinyur harus ditingkatkan seiring dengan era revolusi industri yang membuat dunia berubah dengan cepat. Oleh karena itu, PII sebagai otoritas keinsinyuran Indonesia telah menuntaskan terobosan berupa tahapan rantai nilai keinsinyuran (engineer value chain) yang membuat insinyur Indonesia kini setara dengan insinyur dunia. Rantai nilai keinsinyuran itu mulai dari gelar sarjana teknik, program pendidikan profesi insinyur, sertifikasi insinyur profesional, gelar penyetaraan insinyur indonesia dengan insinyur internasional, hingga memungkinkan terdata di ASEAN.

Dengan rantai nilai keinsinyuran tersebut, hingga mei 2021 PII telah berhasil meningkatkan kualitas capaian Insinyur Profesional Pemula (IPP) sebanyak 2.249 orang, Insinyur Profesional Madya sebanyak 5.497 orang
dan Insinyur Profesional Utama (IPU) sebanyak 1.043 orang.

Fokus pengelolaan disiplin teknik keinsinyuran meliputi kebumian dan energi, rekayasa sipil dan lingkungan terbangun, industri, konservasi dan pengelolaan sumber daya alam, pertanian dan hasil pertanian, teknologi kelautan dan perkapalan, aeronotika dan astronotika.

Sementara itu, tujuh bidang teknik mengemban amanat untuk nilai tambah dan hasil guna, yaitu bidang pendidikan dan pelatihan teknik/teknologi; penelitian, pengembangan, pengkajian, dan komersialisasi; konsultansi, rancang bangun, dan konstruksi; teknik dan manajemen industri, manufaktur, pengolahan, dan proses produk; dan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya mineral. Lalu, penggalian, penanaman, peningkatan, pemuliaan sumber daya alami dan sumber daya mineral dan hayati, serta mendorong pembangunan, pembentukan, pengoperasian, dan pemeliharaan aset.

Amanat di atas adalah terobosan untuk mendapatkan kebersaingan, peningkatan kompetensi, dan profesionalisme insinyur Indonesia. Salah satu bentuk peningkatan kompetensi dan profesionalisme dalam sektor kelautan di penguasaan teknologi kelautan adalah kemampuan untuk meningkatkan nilai tambah dan hasil guna potensi kelautan.

Kms

Tags: Gaji insinyurGaji insinyur standar internasionalHeru DewantoInsinyur IndonesiaKetua PII
118
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

6 bulan yang lalu
21
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

7 bulan yang lalu
34
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

7 bulan yang lalu
37
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

7 bulan yang lalu
24
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

1 tahun yang lalu
59
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

1 tahun yang lalu
45
Berikutnya
Ini Alasan Polisi Tak Proses Laporan ICW soal Dugaan Gratifikasi Ketua KPK

Ini Alasan Polisi Tak Proses Laporan ICW soal Dugaan Gratifikasi Ketua KPK

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.