
Penanews.id, BANGKALAN – Aparat gabung TNI dan Polri melakukan penyekatan di akses Suramadu Desa Petapan, Senin, 7 Juni 2021.
Pengendara sepeda motor dan mobil tujuan Surabaya yang melintas diminta masuk ke kompleks ruko De Pangpong Village.
Di sana, seluruh pengendara diminta untuk melakukan rapid antigen. Mereka yang negatif, diperkenankan melanjutkan perjalanan dan diberi stiker ‘pemeriksaan’ agar di Surabaya mereka tidak perlu dites lagi saat akan balik ke Madura.
Sementara, mereka yang reaktif antigen, langsung dites swab PCR di lokasi. Karena hasil PCR tak bisa langsung diketahui, mereka yang reaktif langsung di bawa Balai Diklat untuk isolasi menunggu keluarnya hasil tes esok harinya.
“Ada 20 orang yang reaktif, mereka langsung di bawa ke balai Diklat,” kata Kabag Ops Polres Bangkalan, Komisaris I Made Widyana.
Penyekatan ini digelar setelah meningkatnya kasus covid-19 di Kabupaten Bangkalan. Data Dinas Kesehatan menyebut dalam sepakan terakhir total yang positif sebanyak 197 orang dan 34 pasien meninggal dunia.
Menurut Made, penyekatan ini akan dilakukan selama 24 jam selama satu pekan ke depan. Penyekatan dibagi dalam tiga shif perhari, tiap shif melibatkan sedikitnya 162 personel.
EMbe







