• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Selasa, 26 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

Krisis Air, Desa Montorna Bakal Ajukan Penelitian Sumber Mata Air

  • Kamis, 3 Juni 2021 12:53
FacebookTwitterWhatsApp
kepala desa montorna Ahmad Junaidi saat mengikuti studi banding di desa Tamansari Banyuwangi

Penanews.id, SUMENEP – Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, Madura termasuk zona krisis air setiap tahun. Hingga saat ini belum menemukan solusi untuk memenuhi kebutuhan warga saat musim kemarau.

Pemerintah Desa belum menemukan solusi untuk mencari sumber mata air, sehingga pola yang dilakukan tetap menggunakan pola tradisional, yakni menyediakan tandon berupa sumur sebagai tempat penampungan air hujan.

Baca Juga:

Gerbang Tani dan Gemasaba Berikan Mandat Syaiful A’la Nyaleg 2024

Desak Polisi Usut Berita Hoax, Ratusan Kader PMII Demo Polres Sumenep

Kepala Desa Montorna Ahmad Junaidi mengatakan, sejak beberapa tahun warga di desanya mencoba mencari sumber mata air dengan cara membuat sumur bor. “Tapi selalu gagal dan tidak menemukan sumber air,” kata dia.

Bahkan kata dia Pemerintah Desa pada tahun 2020 mencoba membuat sumur bor. Tapi setelah kedalaman sekitar 100 meter juga tidak menemukan sumber mata air. “Itu bantuan dari Baznas Sumenep. Tidak hanya satu sumur tapi selalu gagal,” jelas dia.

Sehingga kata dia, kedepan akan mengajukan permohonan penelitian khusus untuk mencari sumber mata air. Harapannya, kedepan kebutuhan air tercukupi. “Kami akan ajukan itu, baik pada pemerintah pusat maupun daerah nanti,” ungkap dia.

Desa Montorna berada di wilayah paling barat Kabupaten Sumenep atau berada di perbatasan antara Kabupaten Sumenep dengan Kabupaten Pamekasan. Disana terdapat 8 dusun, diantaranya Tanunggul, Berkongan, Bangsoka, Komes, Delima, Tanggulun, Lenteng dan Dusun Montorna.

Lima dari delapan dusun, yakni Dusun Tanunggul, Berkongan, Bangsoka, Komes, dan Dusun Delima setiap tahun dipastikan kekurangan air bersih. “Lima Dusun itu yang terparah,” tegas Junaidi.

JND

Tags: Ahmad JunaidiDesa montorna kerisis air bersihDesa montorna terdampak kekeringanDesa Tamansari BanyuwangiKepala desa montornaStudi banding ke BanyuwangiSumenep
143
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

8 bulan yang lalu
129
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

8 bulan yang lalu
108
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

9 bulan yang lalu
70
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

9 bulan yang lalu
51
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

9 bulan yang lalu
55
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

11 bulan yang lalu
110
Berikutnya
Cegah Dampak Buruk Demokrasi Liberal Dengan Empat Pilar Kebangsaan

Cegah Dampak Buruk Demokrasi Liberal Dengan Empat Pilar Kebangsaan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.